
UNIMALNEWS | Lhokseumawe - Sebanyak 30 pemuda Desa Blang Pulo, Kota Lhokseumawe mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Malikussaleh dengan tema “Pemberdayaan Kelompok Pemuda melalui Pendampingan Pembuatan Laporan Anggaran Organisasi di Desa Blang Pulo.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Geuchik Desa Blang Pulo pada Rabu (23/9/2026) sebagai upaya meningkatkan kapasitas pemuda dalam pengelolaan administrasi dan keuangan organisasi.
Kegiatan tersebut diketuai oleh Muhammad Yusra MSi dengan anggota Dr Sri Mulyati dan Fitri Maghfirah MH.
Pendampingan difokuskan pada peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun laporan anggaran organisasi secara sederhana, sistematis, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Materi yang diberikan mencakup perencanaan anggaran, pencatatan penerimaan dan pengeluaran, hingga penyusunan laporan anggaran organisasi.
Ketua tim PkM, Muhammad Yusra mengatakan kemampuan mengelola keuangan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung tata kelola organisasi pemuda.
“Kami ingin memberikan pemahaman yang praktis kepada kelompok pemuda mengenai bagaimana anggaran organisasi direncanakan, dicatat, dan dilaporkan secara tertib. Pengelolaan keuangan yang baik akan mendukung transparansi dan akuntabilitas organisasi,” ujar Muhammad Yusra.
Ia menambahkan, kelompok pemuda memiliki peran penting dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di tingkat desa.
"Karena itu, penguatan kapasitas pemuda tidak hanya berkaitan dengan kepemimpinan dan pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mencakup kemampuan administratif dan pengelolaan keuangan," terangnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga mengikuti diskusi dan praktik penyusunan laporan anggaran.
"Peserta diberikan contoh sederhana mengenai penyusunan anggaran kegiatan serta pencatatan transaksi penerimaan dan pengeluaran yang dapat diterapkan dalam aktivitas organisasi mereka," jelasnya.
Kata Yusra, melalui kegiatan ini, kita berharap kelompok pemuda Desa Blang Pulo dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pengelolaan organisasi sehari-hari.
"Kemampuan menyusun laporan anggaran secara tertib diharapkan dapat membantu organisasi dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kepercayaan anggota dan masyarakat," lanjutnya.
"Kami juga berharap pendampingan tidak berhenti pada kegiatan satu hari, tetapi dapat menjadi langkah awal bagi penguatan kapasitas kelompok pemuda dalam pengelolaan organisasi dan keuangan secara berkelanjutan," tambahnya.
Sementara itu, Fadly salah satu peserta berharap pendampingan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga kelompok pemuda tidak hanya mampu menyusun laporan anggaran, tetapi juga semakin mandiri dalam mengelola keuangan organisasi.
“Semoga kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat dilanjutkan dengan pendampingan dan kegiatan lainnya yang dapat meningkatkan kemampuan kami dalam mengelola organisasi,” tutupnya.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam pengelolaan administrasi dan keuangan organisasi. [fzl]