Dosen FKIP Unimal Dampingi Guru SMA Kembangkan Media Pembelajaran Berbasis Gamifikasi

SHARE:  

Humas Unimal
Dosen FKIP Unimal Dampingi Guru SMA Kembangkan Media Pembelajaran Berbasis Gamifikasi. Foto: Ist.

UNIMALNEWS | Lhokseumawe — Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Malikussaleh mendampingi guru SMA Negeri 6 Lhokseumawe dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis gamifikasi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Rabu (23/9/2026).

Pendampingan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital sekaligus mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif dan bermakna bagi siswa.

Tim PkM FKIP Unimal diketuai Mutia Fonna MPd dengan anggota Mursalin MPd dan Nur Elisyah MPd.

Kegiatan dibuka Wakil Kepala SMA Negeri 6 Lhokseumawe, Muqniati SSi, yang menyambut baik pelaksanaan pendampingan tersebut. Ia menilai pemanfaatan teknologi digital dapat mendukung proses pembelajaran di sekolah.

"Kita harapkan para guru semakin percaya diri mengintegrasikan teknologi digital dalam pembelajaran serta mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih aktif, kreatif dan menarik bagi siswa," ujarnya.

Ketua tim PkM, Mutia Fonna, mengatakan pendampingan tidak hanya memberikan materi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada guru untuk mempraktikkan langsung pengembangan media pembelajaran berbasis gamifikasi.

"Dalam praktik tersebut, guru diperkenalkan dan didampingi menggunakan Wordwall, Wayground dan Canva AI," katanya.

Menurut Mutia, ketiga aplikasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu guru membuat materi pembelajaran, menyusun evaluasi, serta mengemas soal dalam bentuk permainan yang lebih menarik dan interaktif.

"Pendekatan praktik langsung membuat guru dapat mencoba sekaligus mengembangkan media yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di kelas," ujarnya.

Pendampingan berlangsung dengan partisipasi aktif para guru. Rangkaian PkM selanjutnya akan dilanjutkan melalui pendampingan tahap kedua dan diakhiri dengan evaluasi.

Evaluasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan media digital berbasis gamifikasi sebagai pendukung proses pembelajaran. [fzl]


Berita Lainnya

Kirim Komentar