Dosen Teknik Unimal Tingkatkan Kapasitas Wirausaha Penjahit di Padang Sakti

SHARE:  

Humas Unimal
Dosen Teknik Unimal Tingkatkan Kapasitas Wirausaha Penjahit di Padang Sakti. Foto: Ist.

UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Dosen Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui pelatihan digital branding bagi penjahit di Gampong Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Rabu (23/9/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas wirausaha lokal melalui pemanfaatan media digital.

Pelatihan tersebut diikuti 30 peserta yang terdiri atas ibu-ibu penjahit rumahan dan aparatur gampong. Tim PkM diketuai Nanda Sitti Nurfebruary MT dengan anggota Fidyatun Nisa MT, Muhammad Ikhwani MSc, Sisca Olivia MS, Annisa Karima MKom dan Anni Zulfia MKom.

Kegiatan dibuka oleh Pj Geuchik Gampong Padang Sakti, TM Rizki Oktrifanny. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur karena kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari program tahun sebelumnya.

Ia berharap pelatihan berkelanjutan ini dapat membantu meningkatkan kapasitas usaha dan perekonomian para penjahit di Gampong Padang Sakti.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengisian kuesioner pre-test, dilanjutkan pemaparan materi, praktik, dan pengisian kuesioner post-test.

Pemateri utama, Muhammad Ikhwani, menjelaskan strategi pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan penguatan identitas usaha. Materi juga mencakup pembuatan logo atau merek usaha serta langkah-langkah membangun branding yang sesuai dengan karakter usaha penjahit.

Ketua tim PkM, Nanda Sitti Nurfebruary, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pendampingan tahun sebelumnya, ketika para peserta telah dibantu membuat akun media sosial untuk usaha mereka.

“Setelah sosialisasi ini, peserta yang sebelumnya sudah dibuatkan akun media sosial diharapkan dapat mengembangkan akun tersebut, bukan hanya untuk promosi, tetapi juga untuk membangun identitas usaha dan kepercayaan konsumen melalui digital branding,” ujarnya.

Ia menambahkan, tim juga mendampingi peserta dalam membuat logo usaha dan memanfaatkannya sebagai bagian dari strategi promosi di media sosial.

“Kami juga mendampingi peserta dalam membuat logo usaha dan bagaimana logo itu dimanfaatkan dalam promosi di media sosial agar mudah diingat oleh konsumen,” ujarnya.

Menurut Nanda, kegiatan berkelanjutan ini diharapkan dapat memperkuat citra usaha para penjahit sehingga mampu memperluas jangkauan pelanggan dan meningkatkan pendapatan keluarga.

“Kegiatan berkelanjutan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas wirausaha lokal melalui digital branding di media sosial untuk memperkuat citra usaha sehingga meningkatkan jumlah pelanggan dan pendapatan ekonomi keluarga para penjahit Gampong Padang Sakti,” lanjutnya.

Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan selama pelatihan. Para peserta juga menunjukkan semangat untuk segera menerapkan materi yang telah dipelajari dalam mempromosikan usaha mereka.

Salah seorang peserta, Nurbaiti, mengaku memperoleh pemahaman baru tentang manfaat media sosial bagi pengembangan usaha jahit.

“Awalnya saya berpikir media sosial hanya sebagai tempat promosi. Ternyata, media sosial juga dapat digunakan untuk membangun kepercayaan konsumen agar mereka mau menjahit baju di tempat saya,” ungkapnya. []


Berita Lainnya

Kirim Komentar