CoE Technoplast Unimal Gelar Konferensi Internasional tentang Polimer dan Plastik Berkelanjutan

SHARE:  

Humas Unimal
CoE Technoplast Unimal Gelar Konferensi Internasional tentang Polimer dan Plastik Berkelanjutan. Foto: Faizul Aulia.

UNIMALNEWS | Bukit Indah – Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUI-PT) / Center of Excellence (CoE) Technoplast Universitas Malikussaleh menyelenggarakan 1st International Conference on Polymer, Plastics and Sustainable Technology 2026 dengan tema “Innovative Polymer Science, Plastics and Green Technology Solutions for a Sustainable Future”, Selasa (27/10/2026).

Konferensi internasional ini berlangsung secara hibrid melalui Zoom Meeting dan secara langsung di Aula Fakultas Teknik, Kampus Bukit Indah, Kota Lhokseumawe. Kegiatan tersebut menjadi forum akademik untuk membahas perkembangan riset polimer, teknologi plastik, dan inovasi ramah lingkungan dalam mendukung keberlanjutan.

Konferensi ini menghadirkan empat pembicara utama. Dua di antaranya hadir secara langsung di Universitas Malikussaleh, yakni Prof Dr Abdul Hadi dari Universiti Teknologi MARA, Malaysia, dan Prof Dr Adi Setiawan dari CoE Technoplast Unimal.

Sementara itu, dua pembicara lainnya mengikuti kegiatan secara daring, yaitu Prof Dr Pakorn Opaprakasit, Head of CoE–Functional Advanced Materials Engineering (FAME), Sirindhorn International Institute of Technology (SIIT), Thailand, serta Prof Dr Faisal Abnisa dari King Abdulaziz University, Arab Saudi.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unimal, Dr Azhari. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa konferensi ini menjadi ruang untuk memperdalam pengetahuan dan mendorong inovasi dalam menjawab berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Menurutnya, konferensi internasional tidak hanya berperan dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa, tetapi juga membuka peluang bagi sivitas akademika untuk terhubung dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan ekosistem akademik global.

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi kita semua, serta memberikan ilmu dan pengalaman bagi mahasiswa dan seluruh peserta,” ujarnya.

Ketua panitia, Ahmad Fikri MT, melaporkan bahwa konferensi tersebut melibatkan empat pembicara utama, lima moderator, 25 presenter, 45 anggota komite, dan 157 peserta.

“Saya berharap para peserta dan hadirin mendapatkan pengalaman yang bermanfaat dan inspiratif melalui kegiatan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala PUI CoE Technoplast Unimal, Dr Zulnazri, menjelaskan bahwa konferensi tersebut merupakan konferensi internasional kedua yang diselenggarakan oleh CoE Technoplast Unimal.

Ia menyampaikan bahwa CoE Technoplast memperoleh pengakuan dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, pada 31 Juli 2024. 

"Sejak itu, pusat unggulan tersebut terus mengembangkan riset di bidang daur ulang plastik dan polimer alam," ungkapnya.

Menurut Zulnazri, penelitian yang dikembangkan berorientasi pada pemanfaatan limbah plastik menjadi produk bernilai guna, seperti material komposit dan berbagai peralatan untuk kebutuhan otomotif maupun rumah tangga. Selain itu, CoE Technoplast juga mengembangkan material plastik yang dapat terdegradasi secara alami dan lebih ramah lingkungan.

“Kami terus melakukan pengelolaan limbah plastik dan memanfaatkannya kembali melalui konsep 3R, yaitu reduce, reuse, dan recycle,” jelasnya.

Zulnazri menambahkan bahwa CoE Technoplast berorientasi pada pengembangan dan produksi material inovatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. 

"Berbagai produk yang dikembangkan mencakup wadah makanan, mangkuk, film plastik, helm keselamatan, kursi, meja, komposit paving block, papan komposit, panel interior, perangkat elektronik, hingga produk nanoselulosa," sebutnya.

Ia menilai konferensi internasional ini menjadi kesempatan untuk mempertemukan berbagai hasil penelitian dan inovasi agar dapat dikaji serta dikembangkan lebih lanjut. 

"Pertemuan akademik ini juga diharapkan memperkuat hubungan antara kegiatan riset, kebutuhan industri dan pengelolaan lingkungan," lanjutnya.

“Bersama CoE Technoplast, kami ingin hadir di tengah masyarakat untuk mendukung pengelolaan lingkungan hidup yang lebih baik sekaligus memproduksi berbagai kebutuhan pasar yang dapat berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” tutupnya. [fzl]


Berita Lainnya

Kirim Komentar