
UNIMALNEWS | Aceh Utara – Sebanyak 10 proposal penelitian dosen Universitas Malikussaleh berhasil memperoleh pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) tahun 2026.
Total pendanaan yang diterima mencapai Rp628.310.000 sebagaimana tertuang dalam kontrak penerimaan pendanaan dengan nomor SPPK: 235/C3/DT.05.00/PL-Baru/2026.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Malikussaleh, Prof. Mawardati, mengatakan bahwa 10 proposal yang lolos tersebut terbagi ke dalam empat skema penelitian.
“Dari 10 proposal yang lolos, lima proposal berada pada skema Penelitian Dosen Pemula (PDP), satu proposal skema Penelitian Fundamental-Reguler (PFR), satu proposal skema Penelitian Terapan (PT) dengan luaran model, dan tiga proposal lainnya pada skema Penelitian Tesis Magister (PTM),” ujarnya, Selasa (12/5/2026).
Prof. Mawardati juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen yang telah berhasil memperoleh hibah penelitian pada tahun ini.
“Kami mengapresiasi kerja keras tim dosen yang telah menyusun proposal hingga akhirnya memperoleh pendanaan. Bagi tim dosen yang belum lolos, jangan berkecil hati dan tetap semangat untuk mencari peluang hibah penelitian lainnya dari berbagai sumber. Semoga seluruh penelitian yang didanai dapat berjalan lancar dan mencapai target yang telah ditetapkan,” tuturnya.
Adapun 10 proposal penelitian yang memperoleh pendanaan tersebut, yaitu:
Skema Penelitian Dosen Pemula (PDP) ialah; pertama, Salmarika dengan judul “Kajian Status Pengelolaan Perikanan Cakalang (Katsuwonus pelamis) Berbasis EAFM dalam Perspektif Ekonomi Biru di Wilayah Perairan Aceh Utara”. Kedua, Aisyah Protonia Tanjung dengan judul “Pengembangan Nanokomposit MOF-Biochar Berbasis Smart Soil Recovery System sebagai Strategi Ketahanan Pangan Berkelanjutan Pascabanjir di Aceh”.
Ketiga, Leni Maszura dengan judul “Religious Coping sebagai Prediktor Work Engagement Aparatur Desa Pascabencana Hidrometeorologi di Aceh”. Keempat, Lusyana Eka Wardani dengan judul “Model Konseptual Social Sensing dan Augmented Reality untuk Penguatan Literasi Spasial Menuju Desa Tangguh Banjir Berkelanjutan di Aceh Utara” dan terakhir, Muhammad Habibi dengan judul “Validasi Prototipe Komponen Interior Kendaraan Berbasis Komposit Hibrid Pelepah Kelapa: Uji Kinerja Mekanik, Akustik, dan Termal”.
Adapun yang mendapatkan Skema Penelitian Fundamental-Reguler (PFR), yaitu Yara Andita Anastasya dengan judul “Pengembangan Aplikasi ‘CyberGuard’ sebagai Inovasi Budaya Digital untuk Mencegah Kekerasan Siber dan Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Remaja”.
Disamping itu yang mendapatkan Skema Penelitian Terapan (PT) ialah Dahlan Abdullah, dengan judul riset “Optimalisasi Model Ketahanan Distribusi Komoditas Pertanian Rawan Banjir di Aceh melalui Platform Lelang Digital Cerdas Berbasis Deep Reinforcement Learning”
Terakhir yang memperoleh Skema Penelitian Tesis Magister (PTM) tiga orang yaitu; Rozanna Dewi dengan judul “Daur Ulang Limbah Plastik dan Biomassa Organik menjadi Biofuel menggunakan Thermocatalytic Co-Pyrolysis dalam Fluidized Bed Reactor”, Munirul Ula dengan judul “Model Peringatan Dini Banjir Berbasis IoT-AI untuk Mitigasi Risiko Gagal Panen di DAS Peusangan” dan Maizuar dengan judul “Analisis Penentuan Prioritas Perbaikan Jembatan di Kabupaten Bireuen Pascabencana Hidrometeorologi melalui Pendekatan AHP-TOPSIS Berbasis Aplikasi PKRMS”. []