
UNIMALNEWS | Seoul – Dua dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Malikussaleh, Mellyzar MPd dan Marhami MPd, mempresentasikan hasil riset mereka pada The 2026 12th International Conference on Education and Training Technologies (ICETT) yang diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan, pada 22–24 Mei 2026. Konferensi bergengsi ini menjadi forum akademik internasional yang mempertemukan peneliti, dosen, dan praktisi pendidikan dari berbagai negara.
Mellyzar yang merupakan dosen Program Studi Pendidikan Kimia, serta Marhami dari Program Studi Pendidikan Matematika, terpilih sebagai pemakalah dalam konferensi tersebut. Keduanya mempresentasikan hasil penelitian yang berfokus pada pengembangan kajian pendidikan berbasis teknologi dan analisis tren penelitian pendidikan di era digital.
Penelitian yang dipresentasikan oleh Mellyzar mengangkat tema perkembangan penelitian literasi lingkungan di pendidikan tinggi dengan menyoroti pemanfaatan platform pembelajaran digital. Kajian tersebut menekankan pentingnya integrasi teknologi digital dalam membangun kesadaran lingkungan serta mendukung transformasi pembelajaran yang relevan dengan tantangan global dan pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, Marhami mempresentasikan kajian bibliometrik terkait perkembangan riset pembelajaran kombinatorika berbasis teknologi. Penelitiannya menganalisis tren publikasi ilmiah, arah perkembangan riset, serta keterkaitan teknologi dengan pembelajaran matematika untuk meningkatkan kualitas pemahaman konsep dan inovasi pembelajaran di bidang kombinatorika. Kajian ini dinilai relevan dengan kebutuhan pengembangan pendidikan matematika di era transformasi digital.
Konferensi ICETT 2026 diikuti oleh peserta dari berbagai negara, antara lain China, Rusia, Malaysia, Indonesia, Filipina, Uzbekistan, Kenya, Vietnam, Kazakhstan, Hungaria, Amerika Serikat, Yunani, Uni Emirat Arab, Korea Selatan, Thailand, Taipei, Belanda, Australia, Finlandia, hingga Inggris. Keberagaman peserta menunjukkan tingginya perhatian komunitas akademik global terhadap pengembangan teknologi pendidikan dan inovasi pembelajaran.
Mellyzar menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam konferensi ini menjadi kesempatan penting untuk memperluas jejaring akademik dan memperkenalkan hasil penelitian Universitas Malikussaleh di tingkat internasional.
“Konferensi ini memberikan ruang untuk bertukar gagasan dan memperkuat kolaborasi penelitian, khususnya dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi dan isu keberlanjutan,” ujarnya melalui rilis yang diterima Unimalnews, Jumat (22/5/2026).
Senada dengan itu, Marhami menyatakan bahwa perkembangan teknologi telah membuka peluang baru dalam penelitian pendidikan matematika. Menurutnya, pendekatan berbasis analisis bibliometrik dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai arah perkembangan riset serta peluang inovasi pembelajaran di masa mendatang.
“Jika tidak ada adaptasi terhadap perkembangan teknologi, riset pembelajaran matematika akan tertinggal dari tuntutan zaman,” tutupnya. [fzl]