TEMILREG Sumbagut 2026 di Unimal, Bahas Ekonomi Syariah Berbasis Blockchain

SHARE:  

Humas Unimal
Unimal Tuan Rumah TEMILREG Sumbagut 2026, Bahas Peran Pemuda Bangun Ekonomi Syariah Berbasis Blockchain

UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Meurah Silue Universitas Malikussaleh dipercaya menjadi tuan rumah Temu Ilmiah Regional (TEMILREG) Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 6–8 Juli 2026. Kegiatan ini mempertemukan delegasi Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) dari berbagai perguruan tinggi di Aceh dan Sumatera Utara dalam upaya memperkuat kolaborasi pengembangan ekonomi syariah di kalangan generasi muda.

Mengusung tema "Smart Sharia Economy: Sinergi Ukhuwah Peran Pemuda dalam Ekosistem Ekonomi Syariah Berbasis Blockchain yang Visioner, Berintegritas, dan Solutif bagi Bangsa", TEMILREG menjadi forum ilmiah sekaligus ajang pengembangan kapasitas mahasiswa untuk menjawab tantangan ekonomi syariah di era digital.

Sebanyak delapan KSEI ambil bagian dalam kegiatan ini, yakni KSEI IEI STAIN Mandailing Natal, KSEI ITTIHAD UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, KSEI IBIEF STAI Syekh H. Abdul Halim Al-Ishlahiyah, KSEI FoSSEI Universitas Sumatera Utara (USU), KSEI UIE Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), KSEI ZIE IAIN Langsa, KSEI IEFOR, dan KSEI Golden UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Kehadiran para delegasi menjadi wujud semangat ukhuwah dan kolaborasi dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di kawasan Sumatera Bagian Utara.

Pembukaan kegiatan berlangsung di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh dan dihadiri Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jullimursyida, Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan sekaligus Pembina KSEI Meurah Silue, Dr. Mukhlis Muhammad Nur  MA, Sekretaris Jurusan Ekonomi Pembangunan Dr. Fanny Nailufar, Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Ahmad Fauzul Hakim Hasibuan, Muhammad Hafizh, serta Koordinator Regional FoSSEI Sumatera Bagian Utara, Rafif Muharram.

Dalam sambutannya, Jullimursyida PhD menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Malikussaleh sebagai tuan rumah TEMILREG Sumbagut 2026. Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antarmahasiswa ekonomi syariah sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang mampu menjawab tantangan perkembangan ekonomi digital.

"Generasi muda harus mampu menjadi motor penggerak dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang tidak hanya berlandaskan nilai-nilai Islam, tetapi juga mampu memanfaatkan kemajuan teknologi, termasuk blockchain, sebagai instrumen untuk menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Salah satu agenda utama kegiatan adalah Seminar Nasional yang menghadirkan Dr. Mukhlis Muhammad Nur sebagai narasumber. Ia menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi mahasiswa agar mampu berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi syariah di masa depan.

"Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori ekonomi Islam, tetapi juga harus mampu menciptakan inovasi berbasis teknologi yang tetap berlandaskan nilai-nilai syariah sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Indonesia," ungkapnya.

Selain seminar nasional, peserta juga mengikuti berbagai perlombaan yang dirancang untuk mengasah kemampuan akademik, komunikasi, kepemimpinan, serta memperkuat kerja sama antardelegasi. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam semangat ukhuwah, dakwah, dan keilmuan yang menjadi nilai dasar organisasi.

Penutupan TEMILREG digelar pada Selasa (7/7) malam dan dihadiri Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh, Dharmawati M.M, Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Ahmad Fauzul Hakim Hasibuan M.E.I, Muhammad Hafizh M.E, Koordinator Regional FoSSEI Sumatera Bagian Utara Rafif Muharram, serta Presiden Nasional Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI), Bachtiar Akmal.

Dharmawati berharap pengalaman dan jejaring yang terbangun selama kegiatan dapat terus berlanjut melalui berbagai kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

"Kami berharap ilmu, pengalaman, dan persaudaraan yang terjalin selama TEMILREG tidak berhenti ketika kegiatan berakhir. Jadikan momentum ini sebagai awal lahirnya kolaborasi yang mampu menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi syariah Indonesia," tuturnya.

Pada malam penutupan juga diumumkan para pemenang berbagai kompetisi. Berdasarkan akumulasi perolehan nilai dari seluruh cabang lomba, KSEI FoSSEI Universitas Sumatera Utara berhasil meraih predikat Juara Umum TEMILREG Sumbagut 2026.[]


Kirim Komentar