FEB Unimal dan IAI Aceh Perkuat Kompetensi Akuntansi melalui Kerja Sama Kelembagaan

SHARE:  

Humas Unimal
FEB Unimal dan IAI Aceh Perkuat Kompetensi Akuntansi melalui Kerja Sama Kelembagaan

UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Malikussaleh memperkuat sinergi dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Aceh melalui kerja sama kelembagaan yang berfokus pada pengembangan kurikulum, peningkatan keterampilan profesional, dan penguatan kompetensi akuntansi mahasiswa serta alumni.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Dekan FEB Unimal, Jullimursyida Ph.D, dan Ketua IAI Wilayah Aceh, Dr. Fazli Syam BZ M.Si Ak CA Cert DA. Penandatanganan berlangsung di Aula Lantai 3 FEB Universitas Malikussaleh, Senin (28/9/2026), dan dirangkaikan dengan seminar akuntansi bertajuk “Visionary Accountant: Leading Beyond the Numbers”.

Perjanjian kerja sama tersebut secara khusus diarahkan untuk memperkuat kualitas pendidikan pada Program Studi Akuntansi FEB Unimal. Ruang lingkupnya mencakup pengembangan dan peninjauan kurikulum, peningkatan soft skill, penyediaan modul pembelajaran, serta penguatan kompetensi mahasiswa dan alumni dalam bidang pelaporan keuangan, siklus akuntansi, dan aplikasi sistem informasi akuntansi.

Selain itu, kedua pihak akan berkolaborasi dalam pengembangan keterampilan profesional serta fasilitasi persiapan dan penyelenggaraan ujian kompetensi dan sertifikasi profesi akuntansi.

Dekan FEB Unimal, Jullimursyida, mengatakan kerja sama dengan organisasi profesi menjadi bagian penting dalam menjembatani kebutuhan dunia akademik dengan perkembangan profesi akuntansi.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi mahasiswa dan alumni untuk memperoleh pengalaman serta kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di perguruan tinggi dan praktik profesi.

Perjanjian kerja sama ini berlaku selama lima tahun sejak tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang maupun diperbarui berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Usai penandatanganan perjanjian, kegiatan dilanjutkan dengan seminar akuntansi “Visionary Accountant: Leading Beyond the Numbers” yang diikuti 120 peserta.

Seminar menghadirkan Said Minuruddin M.Sc, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (USK), Rektor The Sufficademi Supertraining, sekaligus Trainer Nasional, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, seminar menyoroti perkembangan peran akuntan yang tidak lagi hanya berkutat pada angka dan laporan keuangan. Seorang akuntan juga dituntut memiliki integritas, kemampuan berpikir strategis, kepemimpinan, serta kemampuan membangun jejaring profesional.

Peserta diajak memahami empat aspek pengembangan profesional, yakni Spiritual Intelligence, Mind Audit, Leadership & Strategic Action, serta Networking & Collaboration.

Keempat aspek tersebut diarahkan untuk membangun integritas dan visi profesional, mengelola pola pikir, meningkatkan kemampuan mengambil keputusan strategis, serta memperluas jejaring dan kolaborasi dalam lingkungan profesi akuntansi.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan Ujian Sertifikasi Kompetensi Akuntansi (USKAD) yang diikuti 24 peserta.

Pelaksanaan ujian sertifikasi menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi dan kesiapan peserta menghadapi tuntutan dunia profesional. Sertifikasi juga menjadi salah satu sarana untuk mengukur kemampuan peserta dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan akuntansi secara profesional.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, FEB Universitas Malikussaleh dan IAI Wilayah Aceh tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan sumber daya manusia bidang akuntansi.

Kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat bagi mahasiswa dan alumni melalui peningkatan wawasan, keterampilan profesional, serta kesiapan menghadapi perkembangan profesi akuntansi yang semakin dinamis.

Sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya FEB Unimal dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu dan keterampilan teknis akuntansi, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, dan kesiapan memberikan kontribusi bagi masyarakat serta pembangunan daerah.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar