
UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Tiga mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Malikussaleh berhasil meraih Silver Medal (Second Place) sekaligus penghargaan Favorite Poster dalam lomba esai nasional yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Universitas Mataram pada 26–28 September 2026.
Mahasiswa tersebut adalah Duta Abi Nuh, Akbar Vikriansyah, dan Zia Ul Alifa Sidiq yang merupakan mahasiswa Akuntansi angkatan 2024.
Dalam kompetisi tersebut, ketiganya mengusung gagasan berjudul “MarineCycle: Dekonstruksi Tata Kelola Limbah Perikanan Melalui Ekosistem Kepemimpinan Kolaboratif Berbasis Blue Circular Economy di Kota Lhokseumawe.”
Gagasan MarineCycle berangkat dari persoalan pengelolaan hasil samping perikanan di Kota Lhokseumawe. Tim menawarkan pendekatan tata kelola kolaboratif melalui konsep MarineCycle Hub, yang dirancang sebagai ruang sinergi berbagai pemangku kepentingan.
Ekosistem tersebut mempertemukan nelayan, pelaku UMKM, akademisi, pemerintah, industri, hingga generasi muda. Melalui konsep ini, hasil samping perikanan tidak hanya dipandang sebagai limbah, tetapi sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali secara produktif dan berkelanjutan.
Dalam gagasan tersebut, generasi muda ditempatkan sebagai collaborative leader yang berperan menginisiasi dan mengoordinasikan kerja sama antarpemangku kepentingan. Peran itu diarahkan untuk mendorong lahirnya inovasi dalam pemanfaatan hasil samping perikanan dengan pendekatan blue circular economy.
Duta Abi Nuh mengatakan capaian tersebut menjadi pengalaman berharga bagi tim untuk terus mengembangkan gagasan yang telah mereka susun.
“Bagi kami, MarineCycle bukan hanya tentang mengolah limbah, tetapi bagaimana generasi muda bisa menjadi penggerak kolaborasi untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan,” kata Duta Abi Nuh.
Selain meraih Silver Medal atau posisi kedua, tim Unimal juga memperoleh penghargaan Favorite Poster. Penghargaan tersebut diberikan atas poster yang digunakan untuk memvisualisasikan gagasan MarineCycle dalam kompetisi.
Capaian tersebut menjadi pengalaman sekaligus motivasi bagi Duta Abi Nuh, Akbar Vikriansyah, dan Zia Ul Alifa Sidiq untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang akademik, kepenulisan, inovasi, dan kompetisi mahasiswa.
Gagasan yang mereka usung juga mengangkat persoalan lokal Kota Lhokseumawe, khususnya terkait pengelolaan hasil samping perikanan, ke dalam sebuah konsep inovasi yang diperkenalkan dalam kompetisi tingkat nasional.[]