
UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Dosen dan mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Malikussaleh menggelar pelatihan Business Model Canvas (BMC) bagi 21 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Gampong Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Senin (5/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang berjudul “Pelatihan Business Model Canvas bagi Pelaku UMKM Gampong Padang Sakti untuk Meningkatkan Kinerja Usaha dan Pendapatan Masyarakat” yang diketuai Sufi MAP.
Pelatihan berlangsung di Meunasah Gampong Padang Sakti. Para peserta diperkenalkan pada kerangka Business Model Canvas, yaitu alat perencanaan bisnis yang memetakan sembilan elemen utama dalam suatu usaha secara ringkas dan sistematis.
Sufi menjelaskan, pelatihan tersebut bertujuan memberikan wawasan kepada pelaku UMKM mengenai alat perencanaan bisnis yang sederhana dan mudah dipraktikkan.
“Elemen-elemen itu meliputi segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran distribusi, hubungan pelanggan, arus pendapatan, sumber daya utama, aktivitas utama, mitra utama dan struktur biaya. Melalui pendekatan ini, pelaku UMKM didorong memahami model bisnisnya secara utuh, mengenali peluang pasar dan merancang strategi pengembangan usaha yang lebih terarah,” ungkapnya.
Menurutnya, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mempraktikkan penyusunan BMC untuk usaha masing-masing dengan pendampingan dosen dan mahasiswa.
"Praktik tersebut diterapkan pada berbagai jenis usaha, seperti warung mie sop, usaha kue basah, ayam geprek dan usaha sejenis lainnya," sebutnya.
“Banyak pelaku UMKM menjalankan usaha dengan baik, tetapi belum terbiasa memetakan model bisnisnya secara sistematis. Melalui Business Model Canvas, peserta dapat melihat gambaran usahanya secara menyeluruh, mulai dari siapa pelanggannya, apa nilai yang ditawarkan, hingga bagaimana pendapatan dan biaya dikelola. Dengan begitu, keputusan usaha menjadi lebih terukur dan kinerja usaha dapat meningkat,” jelasnya.
Sufi menambahkan, kegiatan tersebut merupakan wujud pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Semoga peserta dapat menerapkan hasil pelatihan dan menjadikan BMC sebagai pedoman dalam mengembangkan usaha. Kami juga mengharapkan para pelaku UMKM mampu memperkuat daya saing UMKM Gampong Padang Sakti,” tambahnya.
Sementara itu, Pj Keuchik Gampong Padang Sakti, Samsul Bahri, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Unimal.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Unimal yang telah hadir dan berbagi ilmu dengan pelaku UMKM di gampong kami. Pelatihan ini sangat bermanfaat karena membantu warga memahami cara mengelola dan mengembangkan usaha secara lebih terencana. Harapan kami, ilmu ini dapat diterapkan sehingga usaha masyarakat semakin maju dan pendapatan keluarga meningkat,” tutupnya. [fzl]