_.jpeg)
UNIMALNEWS | Lhokseumawe - Sebanyak 25 perguruan tinggi ambil bagian dalam CREATION 3.0: Creative Research National & International Competition yang digelar UKM-KSM Creative Minority Universitas Malikussaleh (Unimal), 7–9 Oktober 2026.
Mengusung tema “Empowering Youth Creativity Through Science, Technology, and Sustainable Innovation to Achieve the Sustainable Development Goals (SDGs) Towards Golden Indonesia 2045”, ajang tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas, kemampuan berpikir kritis, sekaligus menawarkan gagasan inovatif untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan berkelanjutan.
CREATION 3.0 menghadirkan tujuh kategori perlombaan, yakni Essay Internasional, News Anchor Internasional, Essay Nasional, Debat, Policy Brief, Business Plan, dan Poster. Beragam kategori tersebut memberikan ruang kepada peserta untuk mengembangkan kemampuan di bidang penulisan, komunikasi, argumentasi, hingga perancangan solusi dan inovasi.
Rangkaian kegiatan resmi dibuka di Gedung Aula Pusat Kegiatan Mahasiswa Unimal, Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, Rabu (7/10/2026). Pembukaan dilakukan Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, Informasi, dan Kerja Sama (AKPK) Unimal, Dr. T. Nazaruddin M.Hum.
Dalam sambutannya, Nazaruddin mengapresiasi penyelenggaraan CREATION 3.0 yang dinilai dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan dan keberanian berinovasi.
Ia mengingatkan agar gagasan yang lahir dari kompetisi tidak berhenti sebagai karya untuk memperoleh penghargaan, tetapi dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang memberikan manfaat lebih luas.
“Gagasan dan inovasi mahasiswa diharapkan tidak berhenti sebagai karya dalam sebuah kompetisi, tetapi terus dikembangkan menjadi prototipe, model, kebijakan, maupun solusi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” tuturnya.
Menurut Nazaruddin, kompetisi semacam ini juga penting untuk mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Interaksi antarpeserta dapat menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus membuka peluang kolaborasi dan membangun jejaring akademik di kalangan generasi muda.
Keterlibatan peserta dari 25 universitas menunjukkan tingginya antusiasme mahasiswa untuk mengambil bagian dalam pengembangan gagasan kreatif yang sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.
Ketua Umum UKM-KSM Creative Minority, Sartika, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan CREATION 3.0.
Ia berharap kompetisi tersebut tidak hanya menghasilkan pemenang, tetapi juga melahirkan generasi muda yang kreatif, inspiratif, inovatif, dan solutif.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berani mengembangkan gagasan dan menghasilkan karya yang dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” katanya.
Setelah pembukaan, rangkaian CREATION 3.0 dilanjutkan dengan Seminar Nasional bertema “Peran Industri Pupuk dalam Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045.”
Seminar menghadirkan Heri Afriadi Aka, Vice President TJSL PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), sebagai pemateri, dengan Muhammad Ardiansyah Putra Sinaga S.H sebagai moderator.
Pembahasan seminar tentang sejumlah isu terkait ketahanan pangan nasional, tantangan sektor pertanian, peran industri pupuk, serta kontribusi generasi muda dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. []