
UNIMALNEWS | Dewantara - Dosen Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui pelatihan pembuatan biopori untuk optimalisasi area tangkapan air skala rumah tangga di Gampong Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Senin (28/9/2026).
PkM tersebut diketuai oleh Hendra MT dengan Soraya Masthura Hassan MSc dan Eri Saputra MSi selaku anggota.
Menurut Hendra pelatihan ini berupaya memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi sederhana berupa lubang biopori sebagai salah satu upaya meningkatkan resapan air di lingkungan rumah tangga.
"Selain membantu mengurangi genangan air, biopori juga dapat dimanfaatkan sebagai media pengelolaan sampah organik rumah tangga," terangnya.
Ia mengatakan bahwa tim PkM memberikan penjelasan mengenai konsep dasar biopori, manfaat lubang resapan biopori, penentuan lokasi yang sesuai serta tahapan pembuatan dan pemeliharaannya.
"Kami juga memberikan pemahaman terhadap penerapan biopori dengan dapat dilakukan melalui teknologi yang relatif sederhana dan sesuai dengan kondisi halaman rumah masing-masing," ungkapnya.
Peserta diperkenalkan dengan peralatan dan bahan untuk membuat lubang biopori serta cara pemasangannya.
"Melalui praktik tersebut, masyarakat dapat melihat secara langsung bagaimana lubang biopori dibuat dan ditempatkan pada area yang berpotensi menjadi titik tangkapan air. Pendekatan praktik diharapkan membuat masyarakat lebih mudah menerapkan teknologi tersebut secara mandiri di lingkungan tempat tinggalnya," ujarnya.
Hendra juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan solusi sederhana yang dapat diterapkan masyarakat.
Menurutnya, optimalisasi area tangkapan air tidak selalu membutuhkan teknologi yang kompleks.
"Pemanfaatan ruang terbuka di sekitar rumah melalui lubang resapan biopori dapat menjadi salah satu langkah sederhana dalam mendukung pengelolaan air dan lingkungan secara berkelanjutan," tambahnya.
Sementara itu, Geuchik Gampong Paloh Lada, Razali, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh dosen Universitas Malikussaleh di Gampong Paloh Lada. Pelatihan seperti ini memberikan pengetahuan yang langsung dapat diterapkan oleh masyarakat, khususnya dalam mengelola air dan menjaga lingkungan sekitar rumah," jelasnya.
Salah satu peserta, Julmaidi selaku Pak RT 1 mengatakan biopori berfungsi sebagai lubang resapan dan memiliki manfaat ekologis karena dapat menjadi tempat penguraian sampah organik.
"Penerapan biopori dapat menghubungkan dua aspek sekaligus, yaitu pengelolaan air dan pengelolaan sampah organik rumah tangga. Kami berharap masyarakat dapat menerapkan pembuatan biopori ini di rumah masing-masing. Dengan adanya keterlibatan masyarakat, upaya menjaga lingkungan dan mengoptimalkan resapan air dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” tutupnya. []