
UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Inovasi pengolahan limbah menjadi produk ramah lingkungan mengantarkan tiga mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Malikussaleh (Unimal) meraih Juara 1 kategori Business Plan tingkat nasional dalam kompetisi Creation 3.0. Penghargaan tersebut diraih dalam ajang yang diselenggarakan oleh Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) Creative Minority di Aula Cut Meutia, Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, Jumat (9/10/2026).
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Dinda Safira, Aqilah Balqis, dan Adryan Rahmana Syahputra. Mereka berhasil menarik perhatian melalui gagasan bisnis bertajuk “NIKO-SHIELD: Biopestisida Multi Limbah Berbasis Nikotin dengan Integrasi Kode QR untuk Manajemen Hama Tanaman Hortikultura Menuju Indonesia Emas 2045”.
NIKO-SHIELD menawarkan konsep pemanfaatan puntung rokok bekas sebagai bahan baku biopestisida cair untuk membantu pengendalian hama tanaman hortikultura. Inovasi ini memadukan pengolahan limbah dengan teknologi digital melalui penggunaan kode QR pada setiap kemasan produk.
Kode QR tersebut dirancang untuk menyediakan sejumlah fitur yang mendukung penggunaan produk, mulai dari penghitung dosis, pengingat jadwal penyemprotan berikutnya, hingga informasi mengenai anjuran dan larangan penggunaan. Dengan fitur tersebut, petani diharapkan dapat memperoleh panduan penggunaan produk secara lebih praktis dan terarah.
Tidak hanya berfokus pada pengendalian hama, NIKO-SHIELD juga mengusung konsep ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah yang berpotensi mencemari lingkungan. Selain puntung rokok, tim ini turut merancang skema pengumpulan minyak jelantah dari masyarakat untuk mendukung pengembangan usaha mereka. Masyarakat nantinya dapat menjual kedua jenis limbah tersebut kepada tim sebagai bagian dari rantai pasok bahan baku.
Prestasi yang diraih tim NIKO-SHIELD tidak terlepas dari perjalanan dan tantangan yang mereka hadapi selama mengikuti kompetisi. Ketika dinyatakan lolos ke babak final, mereka mengaku sempat menghadapi anggapan bahwa keberhasilan tersebut dipengaruhi oleh faktor almamater.
Namun, tim memilih menjawab keraguan itu melalui gagasan dan capaian yang mereka persembahkan dalam kompetisi.
“Kami ingin membuktikan bahwa kami layak berada di sini karena kemampuan, bukan karena faktor lain. Sebagai Rajawali FEB Unimal, kami yakin sayap kami cukup lebar untuk terbang lebih tinggi,” kata Dinda Safira.
Kemenangan ini menjadi pencapaian tersendiri bagi mahasiswa Akuntansi Unimal, sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu memiliki peluang untuk berkontribusi melalui inovasi dan gagasan bisnis yang menjawab persoalan di masyarakat.
Creation 3.0 merupakan kompetisi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh KSM Creative Minority Universitas Malikussaleh. Ajang ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide kreatif dan inovatif melalui sejumlah bidang kompetisi, termasuk kategori Business Plan yang mendorong lahirnya gagasan usaha dengan potensi manfaat ekonomi dan sosial.[]