
UNIMALNEWS | Lhokseumawe– Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Novia Ardana Siregar bersama dua rekannya berhasil meraih Silver Medal dalam ajang Creation 3.0 Tahun 2026 kategori mahasiswa yang diselenggarakan oleh UKM Creative Minority Universitas Malikussaleh pada 7–10 Oktober 2026.
Tim yang beranggotakan Novia Ardana Siregar, Doni Sutanto, dan Putri Fharah Silvia dari Program Studi Akuntansi tersebut mengusung gagasan kebijakan pendidikan digital yang berfokus pada optimalisasi penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) di Papua.
Gagasan berjudul “Analisis Kebijakan Optimalisasi Interactive Flat Panel (IFP) melalui Penguatan Literasi Digital Guru, Pendampingan Teknologi, dan Infrastruktur Konektivitas untuk Mendukung SDGs di Papua Menuju Indonesia Emas 2045” itu menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan.
Dalam gagasan tersebut, tim menekankan bahwa pemanfaatan teknologi pembelajaran tidak cukup hanya dengan menyediakan perangkat digital di sekolah. Penguatan literasi digital guru, pendampingan dalam penggunaan teknologi, serta ketersediaan jaringan internet yang memadai juga menjadi faktor penting agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal dalam proses belajar mengajar.
Interactive Flat Panel merupakan perangkat layar interaktif yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran digital, penyampaian materi, serta interaksi antara guru dan siswa. Namun, pemanfaatannya membutuhkan dukungan kompetensi tenaga pendidik dan infrastruktur yang memadai agar kehadiran teknologi benar-benar memberikan manfaat bagi kegiatan pembelajaran.
Melalui pendekatan analisis kebijakan, tim mengangkat pentingnya sinergi antara penyediaan fasilitas teknologi, peningkatan kapasitas guru, dan pemerataan konektivitas. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi kesenjangan digital serta memperluas akses terhadap pembelajaran berkualitas, khususnya di Papua.
Pada babak final, tim Unimal berhadapan dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sejumlah perguruan tinggi yang turut mengirimkan finalis antara lain Universitas Syiah Kuala, Universitas Malikussaleh, Politeknik Negeri Lhokseumawe, dan UIN Sultan Syarif Kasim Riau, serta perguruan tinggi lainnya.
Setelah melalui rangkaian presentasi dan penilaian, tim Novia Ardana Siregar berhasil membawa pulang Silver Medal. Capaian tersebut menjadi pengakuan atas upaya mereka dalam merumuskan gagasan kebijakan yang menghubungkan pemanfaatan teknologi dengan tantangan pemerataan pendidikan.
Prestasi ini sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi ketiga mahasiswa dalam mengasah kemampuan berpikir kritis, menganalisis persoalan kebijakan, dan menyusun solusi berdasarkan kebutuhan masyarakat. Keikutsertaan dalam kompetisi tingkat nasional juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menguji gagasan, bertukar perspektif, dan memperluas wawasan di luar lingkungan akademik kampus.[]