UNIMALNEWS | Reuleut – Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (Unimal) melantik dan mengambil sumpah 72 dokter baru Angkatan ke-44 dalam Sidang Senat Terbuka yang berlangsung di Auditorium Abdul Wahab Dahlawy, Kampus Reuleut, Aceh Utara, Rabu (14/10/2026). Dari jumlah tersebut, 55 dokter berhasil meraih predikat cumlaude atau dengan pujian.
Pelantikan ini menjadi salah satu pencapaian penting bagi Fakultas Kedokteran Unimal dalam melahirkan tenaga medis yang kompeten, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Sejak berdiri pada 2008, fakultas tersebut telah meluluskan sebanyak 726 dokter yang kini mengabdi di berbagai wilayah Indonesia.
Dekan Fakultas Kedokteran Unimal, dr. Muhammad Sayuti Sp.B., Subsp.BD(K), menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan para dokter baru yang telah melewati berbagai tahapan pendidikan profesi. Menurutnya, perjalanan menjadi dokter tidak hanya menuntut penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan klinis, tetapi juga menguji empati, kasih sayang, serta integritas dalam menghadapi pasien.
Ia menjelaskan, para lulusan telah menjalani proses pendidikan yang panjang, menghadapi berbagai ujian, serta memperoleh pengalaman dalam menangani beragam kondisi dan karakteristik pasien. Proses tersebut menjadi bekal penting sebelum mereka menjalankan tanggung jawab profesional di tengah masyarakat.
“Pendidikan profesi dokter bukan hanya menguji ilmu dan keterampilan, tetapi juga empati, kasih sayang, dan integritas,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutannya.
Sayuti menegaskan, Fakultas Kedokteran Unimal terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan program akademik yang relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan. Penguatan fasilitas pembelajaran dan peningkatan mutu proses pendidikan juga menjadi bagian dari komitmen fakultas untuk menghasilkan dokter yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan memiliki kepedulian sosial.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan apresiasi kepada para dosen, tenaga pendidik, rumah sakit pendidikan, serta orang tua yang telah mendukung perjalanan para mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan profesi dokter.
Menurutnya, dukungan berbagai pihak tersebut memiliki peran penting dalam membentuk lulusan yang siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan sekaligus menjalankan profesi dengan penuh tanggung jawab.
Sementara itu, Ketua Jurusan Kedokteran Unimal, dr. Putri Mellaratna, M.Ked (D.V), Sp.DVE, mengingatkan para dokter baru agar senantiasa menjaga martabat profesi dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Ia berharap para lulusan mampu mengamalkan sumpah dokter yang telah diucapkan, memberikan pelayanan kesehatan dengan penuh tanggung jawab, serta menempatkan kepentingan dan keselamatan pasien sebagai bagian penting dalam praktik kedokteran.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan kedokteran bukanlah akhir dari proses belajar. Sebaliknya, pelantikan dan pengambilan sumpah menjadi awal dari pengabdian yang menuntut komitmen, ketekunan, dan kemampuan mengambil keputusan secara tepat dalam berbagai situasi medis.
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Malikussaleh, Dr. Azhari Asean Eng, menyebut pelantikan Angkatan ke-44 sebagai momentum istimewa. Selain menjadi bagian dari perjalanan akademik para lulusan, kegiatan tersebut juga menandai bertambahnya jumlah dokter yang dihasilkan Unimal untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama pimpinan universitas, fakultas, dosen, mahasiswa, dan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan kedokteran.
Azhari juga mengingatkan para dokter baru agar tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar profesi. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), menuntut tenaga medis untuk terus memperbarui pengetahuan dan meningkatkan kompetensi.
Menurutnya, dokter akan berhadapan langsung dengan persoalan kesehatan masyarakat yang semakin beragam. Karena itu, kemampuan mengikuti perkembangan ilmu kedokteran harus diimbangi dengan sikap profesional dan komitmen memberikan pelayanan sesuai sumpah yang telah diucapkan.
Ia juga mendorong Fakultas Kedokteran Unimal untuk terus memperluas kolaborasi dengan mitra nasional maupun internasional. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk memperkaya pengalaman akademik, memperluas wawasan, dan meningkatkan kapasitas mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan pelayanan kesehatan di tingkat global.
Kepada para orang tua, Azhari menyampaikan apresiasi atas dukungan, doa, dan pengorbanan yang telah mengantarkan putra-putri mereka hingga mencapai tahap tersebut. Ia mengajak orang tua dan pihak kampus untuk terus bekerja sama dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.
Ia berharap para dokter lulusan Unimal dapat menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan kesehatan di lingkungan tempat mereka bertugas, bukan justru menjadi beban bagi masyarakat.[]