FK Unimal Berdayakan Kader Gampong Lancang Barat untuk Hadapi Risiko Kesehatan Pascabanjir

SHARE:  

Humas Unimal
FK Unimal Berdayakan Kader Gampong Lancang Barat untuk Hadapi Risiko Kesehatan Pascabanjir

UNIMALNEWS | Krueng Geukueh – Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Malikussaleh (Unimal) memberdayakan kader dan aparatur Gampong Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, melalui program Gampong Siaga Sehat Banjir Berbasis Meunasah, Senin (13/9/2026). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan warga menghadapi banjir sekaligus memperkuat kemampuan dalam mengantisipasi berbagai risiko kesehatan pascabencana.

Program bertajuk “Pemberdayaan Kader Gampong Siaga Sehat Banjir Berbasis Meunasah untuk Meningkatkan Ketangguhan Kesehatan Masyarakat di Desa Lancang Barat Kecamatan Dewantara” tersebut berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, terutama dalam mitigasi bencana serta pencegahan dan penanganan masalah kesehatan setelah banjir.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh edukasi mengenai mitigasi banjir, pengenalan risiko bencana, dan langkah-langkah untuk meminimalkan dampaknya. Mereka juga dibekali pengetahuan tentang berbagai persoalan kesehatan yang berpotensi muncul setelah banjir agar lebih siap menghadapi situasi darurat di lingkungan masing-masing.

Ketua tim pengabdian, Zahrina M.Si, menjelaskan bahwa banjir tidak hanya mengakibatkan kerusakan lingkungan dan fasilitas umum, tetapi juga dapat mengancam kesehatan masyarakat.

Genangan air yang tercemar, sanitasi yang buruk, keterbatasan akses terhadap air bersih, serta terganggunya pelayanan kesehatan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk diare dan gangguan kulit.

Karena itu, menurutnya, kesiapsiagaan masyarakat perlu dibangun secara menyeluruh, tidak hanya untuk menghadapi bencana, tetapi juga untuk mencegah penyakit dan melindungi kesehatan warga setelah banjir surut.

Melalui pendekatan berbasis meunasah, program ini mendorong penguatan peran masyarakat dalam membangun sistem kesiapsiagaan bencana di tingkat gampong. Di Aceh, meunasah memiliki fungsi yang tidak terbatas sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang sosial dan kemasyarakatan yang berpotensi mendukung koordinasi warga, penyebaran informasi, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam menghadapi ancaman banjir.

Kader dan aparatur gampong menjadi unsur penting dalam upaya tersebut karena memiliki kedekatan dengan masyarakat dan memahami kondisi lingkungan setempat. Dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan, mereka diharapkan mampu menyampaikan informasi mitigasi bencana, mengidentifikasi kebutuhan kesehatan warga, serta membantu penanganan masalah kesehatan pascabanjir.

Tim pengabdian ini diketuai oleh Zahrina, M.Si., dengan anggota Anis En Nabiilah, M.Si., dan Aryandi Darwis, M.K.M. Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan mahasiswa Program Studi Kedokteran, yakni Shafiq Mulya, Fiqra Oriza Zikri, Muhammad Zakki Surgery, dan Muhammad Hazizi.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung di tengah masyarakat. Melalui interaksi dengan warga dan kader gampong, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam memahami persoalan kesehatan masyarakat serta pentingnya pendekatan promotif dan preventif, khususnya di wilayah yang berpotensi terdampak bencana.

Kegiatan pengabdian tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi FK Unimal dalam meningkatkan kapasitas masyarakat di bidang kesehatan dan kebencanaan. Kolaborasi antara perguruan tinggi, kader, aparatur gampong, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan serta membangun sistem perlindungan kesehatan yang lebih terarah dan berkelanjutan.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar