
UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (Unimal) mengenalkan anatomi tulang dan otot manusia kepada siswa SMA Negeri 2 Lhokseumawe, Selasa (6/10/2026). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan melalui model edukatif untuk meningkatkan literasi sains siswa, khususnya dalam memahami struktur dan fungsi sistem gerak manusia.
Kegiatan bertajuk “Pengenalan Anatomi Tulang dan Otot melalui Model Edukatif untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMA” tersebut dilaksanakan oleh tiga dosen Fakultas Kedokteran Unimal, yakni dr. Andi Saputra M.Biomed PAK, Vera Novalia M.Sc, dan Wheny Utariningsih M.Si.
Andi Saputra mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai struktur dan fungsi tulang serta otot melalui metode pembelajaran yang interaktif, visual, dan mudah dipahami. Penggunaan model anatomi menjadi salah satu pendekatan untuk membantu siswa mengenal sistem gerak manusia secara lebih konkret dan menghubungkannya dengan aktivitas sehari-hari.
“Melalui model anatomi, siswa dapat melihat secara lebih nyata bagian-bagian tulang dan otot manusia beserta fungsinya. Dengan demikian, materi yang selama ini dipelajari melalui buku dan gambar dapat dipahami secara lebih konkret dan menarik,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan berbagai bagian tulang, fungsi sistem rangka dalam menopang tubuh, serta peran otot dalam menghasilkan gerakan. Mereka juga mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang dan otot melalui aktivitas fisik secara teratur, pemenuhan kebutuhan nutrisi, dan penerapan pola hidup sehat.
Menurut Andi, pengenalan anatomi melalui media pembelajaran tiga dimensi diharapkan dapat membantu siswa memahami materi biologi secara lebih mendalam. Pembelajaran tidak hanya berorientasi pada hafalan nama-nama tulang dan otot, tetapi juga menekankan pemahaman mengenai hubungan antara struktur dan fungsi tubuh manusia.
Selain memperkenalkan anatomi, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat literasi sains siswa. Kemampuan tersebut penting agar siswa tidak sekadar mengingat informasi ilmiah, tetapi juga mampu memahami konsep, menghubungkan pengetahuan dengan fenomena sehari-hari, serta mengembangkan rasa ingin tahu terhadap ilmu pengetahuan.
Pemanfaatan model edukatif memberikan alternatif pembelajaran yang lebih aplikatif bagi siswa sekolah menengah. Melalui pendekatan visual, konsep tentang sistem gerak manusia yang relatif kompleks diharapkan menjadi lebih mudah dipahami sekaligus mendorong keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Pengenalan anatomi sejak jenjang sekolah menengah juga dapat memperluas wawasan siswa mengenai ilmu kedokteran dan kesehatan. Anatomi merupakan salah satu dasar penting dalam pendidikan kedokteran karena mempelajari struktur tubuh manusia sebagai landasan untuk memahami fungsi organ dan berbagai aspek kesehatan.
Kegiatan pengabdian ini menjadi bagian dari kontribusi akademisi Universitas Malikussaleh dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan literasi sains di sekolah. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan dapat memperluas akses siswa terhadap pembelajaran yang inovatif, aplikatif, serta relevan dengan kehidupan sehari-hari.[]