Unimal Perkuat Jejaring Global melalui KKN Internasional di Malaysia

SHARE:  

Humas Unimal
Delegasi Universitas Malikussaleh ikuti IAEB International Outbound Mobility di Universiti Utara Malaysia (UUM), di Sintok, Kedah, pada 16-22 Oktober 2026. Foto: Ist

UNIMALNEWS | Alor Setar – Universitas Malikussaleh (Unimal) memperluas jejaring akademik internasional melalui program IAEB International Outbound Mobility di Universiti Utara Malaysia (UUM), Sintok, Kedah, Malaysia, 16–22 Oktober 2026. Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unimal mengirim empat dosen dan lima mahasiswa dalam program yang memadukan kegiatan akademik, pengabdian masyarakat, dan pertukaran pengetahuan lintas negara.

Program yang mengambil tema Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Kolaborasi Lintas Budaya di Kawasan Malaysia Utara tersebut merupakan kelanjutan KKN Internasional hasil kolaborasi UUM dan International Association of Economics & Business (IAEB). Kegiatan sekaligus menjadi implementasi kerja sama antara UUM dan FEB Unimal.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Jurusan Manajemen FEB Unimal, Dr Sapna Biby tampil sebagai narasumber kuliah umum pada pembukaan KKN Internasional di UUM. Delegasi Unimal juga memaparkan hasil pengabdian yang sebelumnya dilaksanakan di Binjai dan Pematang Siantar serta mengikuti diskusi bersama dosen dan mahasiswa UUM.

Agenda akademik diperkuat melalui International Joint Seminar/Mini Conference. Mahasiswa mempresentasikan artikel ilmiah dan laporan pengabdian di hadapan penelaah UUM. Kegiatan dilanjutkan dengan visiting lecturer, pertukaran mahasiswa, serta observasi pengembangan agrowisata di kawasan Kedah.

Dekan FEB Unimal; Jullimursyida PhD, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari strategi internasionalisasi tridarma perguruan tinggi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Kerja sama dengan UUM tidak berhenti pada dokumen. Program ini menghasilkan kegiatan akademik dan pengabdian yang konkret. Ke depan, kolaborasi akan diperluas melalui visiting professor, pertukaran mahasiswa, riset bersama, dan publikasi internasional,” ujarnya.

Menurut Jullimursyida, pengalaman mempelajari ekowisata, agrowisata, dan strategi branding wilayah di Malaysia juga diharapkan dapat diadaptasi untuk pengembangan potensi ekonomi lokal di Aceh dan Sumatera Utara. “Program ini menjadi bagian dari upaya Unimal memperluas mobilitas internasional mahasiswa dan dosen sekaligus memperkuat kolaborasi akademik dengan perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara,” pungkas Julli.[ryn]


Berita Lainnya

Kirim Komentar