Pimpin Upacara Terakhir, Rektor Unimal Titipkan Masa Depan Kampus kepada Generasi Muda

SHARE:  

Humas Unimal
Hari Sumpah Pemuda, Rektor Unimal Titipkan Masa Depan Kampus kepada Generasi Muda

UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Universitas Malikussaleh (Unimal) menjadi momen emosional bagi Rektor Prof. Dr. Herman Fithra Asean Eng. Upacara yang berlangsung di lapangan sepak bola Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, Rabu (28/10/2026), menjadi kesempatan terakhir baginya memimpin upacara sebagai rektor menjelang berakhirnya masa jabatan pada Desember mendatang.

Di hadapan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh sivitas akademika, Herman menyampaikan pesan perpisahan sekaligus ungkapan terima kasih atas dukungan yang diberikan selama delapan tahun memimpin Unimal. Ia juga menitipkan keberlanjutan pembangunan kampus kepada seluruh sivitas akademika, terutama generasi muda.

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika Universitas Malikussaleh, baik dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa, yang selama delapan tahun telah membantu saya mengembangkan Unimal,” ungkapnya.

Dengan nada penuh harap, Herman juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama menjalankan amanah sebagai pimpinan universitas. Ia berharap berbagai capaian yang telah dirintis dapat terus dilanjutkan oleh kepemimpinan berikutnya.

“Saya mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan. Saya titip Unimal kepada Bapak dan Ibu sekalian, terutama para pemuda, agar terus memajukan pendidikan di Universitas Malikussaleh,” katanya.

Menurut Herman, keberlanjutan kemajuan perguruan tinggi tidak hanya bergantung pada sosok pemimpin, tetapi juga membutuhkan komitmen, kolaborasi, dan kontribusi seluruh unsur kampus. Karena itu, ia berharap generasi muda Unimal mampu mengambil peran lebih besar dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

Upacara yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” tersebut dipimpin langsung oleh Herman yang bertindak sebagai pembina upacara. Ia tampil mengenakan pakaian adat Baduy dan membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir.

Di tengah suasana perpisahan tersebut, Herman turut menyampaikan kabar mengenai rencana pengembangan akses pendidikan di Unimal. Universitas itu tengah mempersiapkan usulan program kuliah gratis bagi mahasiswa program diploma dan sarjana (S-1), yang ditargetkan dapat diterapkan secara penuh mulai 2028.

“Sesua arahan bapak presiden yang ditindaklanjuti oleh bapak Mendiktisaintek, kami sedang mempersiapkan program kuliah gratis. Kami mengusulkan agar pelaksanaannya secara penuh dapat dimulai pada 2028, sedangkan tahun depan kemungkinan belum sepenuhnya,” jelasnya.

Ia menyebutkan, program tersebut merupakan bagian dari upaya perubahan sistem pembiayaan pendidikan untuk memperluas kesempatan masyarakat mengenyam pendidikan tinggi. Dalam skema yang diusulkan, mahasiswa program diploma dan sarjana direncanakan tidak lagi dibebankan biaya kuliah.

Sementara itu, mahasiswa program magister (S-2), doktor (S-3), dan pendidikan profesi masih akan dikenakan biaya pendidikan. Meski demikian, Herman menegaskan bahwa rencana tersebut masih dalam tahap persiapan dan pengusulan sehingga mekanisme serta penerapannya masih menunggu proses lebih lanjut.

Menurutnya, perluasan akses pendidikan merupakan salah satu langkah penting dalam mempersiapkan generasi unggul Indonesia. Perguruan tinggi harus mampu memberikan kesempatan yang lebih luas kepada generasi muda untuk memperoleh pendidikan berkualitas.

“Semoga dengan perubahan ini, kita tetap memiliki semangat untuk terus mempersiapkan generasi emas Indonesia,” tuturnya.

Momen terakhir Herman memimpin upacara Sumpah Pemuda di lingkungan Unimal itu sekaligus menjadi pengingat bahwa estafet kepemimpinan dan pengabdian harus terus berjalan. Ia berharap Unimal tetap tumbuh sebagai perguruan tinggi yang mampu melahirkan generasi berilmu, berkarakter, dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar