Dosen Keperawatan Unimal Edukasi Ibu Hamil dan Kader Posyandu melalui Pendampingan Nutrisi Berbasis Program MBG

SHARE:  

Humas Unimal
Dosen Keperawatan FK Unimal Edukasi Ibu Hamil dan Kader Posyandu melalui Pendampingan Nutrisi Berbasis Program MBG

UNIMALNEWS | Sigli - Dosen Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (Unimal) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Optimalisasi Pendampingan Nutrisi Ibu Hamil Berbasis Implementasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG)” di Posyandu Gampong Lampeudeu Tunong, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, pada 30 September 2026.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil serta kader Posyandu tentang pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi selama kehamilan. Selain itu, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas kader dalam melakukan pendampingan dan pemantauan status gizi ibu hamil secara berkelanjutan di lingkungan masyarakat.

Pengabdian kepada masyarakat ini didanai melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Universitas Malikussaleh Tahun Anggaran 2026 melalui skema Pengabdian Dasar. Kegiatan diketuai oleh Iskandar, SKM., MKM., dengan anggota Dr. Rika Yusnaini M.Kes dan Junaidi MKM. Pelaksanaannya turut melibatkan mahasiswa Program Studi Keperawatan FK Unimal, kader Posyandu, serta ibu hamil di Gampong Lampeudeu Tunong.

Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian memberikan edukasi dan penyuluhan mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang selama masa kehamilan. Materi yang disampaikan meliputi jenis dan sumber makanan bergizi, kebutuhan nutrisi ibu dan janin, serta peran protein, zat besi, asam folat, vitamin, dan mineral dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin.

Para peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga pola makan teratur, memperhatikan kualitas dan kuantitas asupan makanan, serta mengonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran tenaga kesehatan. Edukasi ini diharapkan dapat membantu ibu hamil menerapkan kebiasaan makan sehat dan memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan.

Tidak hanya memberikan penyuluhan, tim pengabdian juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pengukuran status gizi ibu hamil. Pemeriksaan tersebut mencakup pengecekan kadar hemoglobin (Hb) untuk mendeteksi kemungkinan anemia, pengukuran berat badan guna memantau pertambahan berat badan selama kehamilan, serta pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) untuk mengidentifikasi risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK).

Melalui pemeriksaan tersebut, kondisi kesehatan dan status gizi ibu hamil dapat dipantau lebih dini. Apabila ditemukan indikasi masalah kesehatan atau faktor risiko gangguan gizi, peserta dapat diarahkan untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut melalui koordinasi dengan tenaga kesehatan setempat.

Aspek lain yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah peningkatan kapasitas kader Posyandu. Sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, kader memiliki peran penting dalam mendukung pemantauan kesehatan ibu hamil, terutama melalui kegiatan pendampingan secara rutin di tingkat gampong.

Untuk itu, para kader diberikan pembekalan mengenai keterampilan teknis pengukuran, pencatatan, dan pemantauan perkembangan status gizi ibu hamil. Mereka juga dibekali pengetahuan untuk mengenali tanda-tanda risiko masalah gizi, memberikan pendampingan, serta menyampaikan informasi kesehatan yang benar kepada masyarakat.

Ketua pelaksana kegiatan, Iskandar, SKM., MKM., mengatakan bahwa pendampingan nutrisi bagi ibu hamil tidak cukup dilakukan melalui penyuluhan sesaat, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik selama kehamilan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan ibu sekaligus mendukung tumbuh kembang janin.

“Melalui sinergi antara tenaga kesehatan akademik, kader Posyandu, dan masyarakat, kami berharap program ini dapat terus berjalan dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan ibu dan bayi di Gampong Lampeudeu Tunong,” katanya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi ibu hamil sekaligus mendukung implementasi program Makanan Bergizi Gratis melalui pendekatan edukasi, pendampingan, dan pemantauan kesehatan di tingkat masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Para ibu hamil dan kader Posyandu aktif mengikuti penyampaian materi, berdiskusi, serta berpartisipasi dalam rangkaian pemeriksaan dan pengukuran status gizi. Interaksi antara tim pengabdian dan peserta juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi ibu hamil dalam memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar