UNIMALNEWS | Lhokseumawe — Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026 di Universitas Malikussaleh (Unimal) berlangsung tertib dan lancar sejak hari pertama, Selasa (21/4/2026). Meski sempat diwarnai gangguan koneksi internet pada sesi kedua, seluruh rangkaian ujian tetap dapat diselesaikan dengan baik.
Pada hari pertama pelaksanaan, tingkat ketidakhadiran peserta tercatat sekitar 7 persen atau sebanyak 30 orang dari total 380 peserta yang tersebar di dua lokasi ujian.
Kendala teknis sempat terjadi di Kampus Bukit Indah, tepatnya pada sesi kedua. Gangguan jaringan menyebabkan empat ruang ujian tidak dapat menyelesaikan tes sesuai jadwal dan harus melanjutkan hingga pukul 19.30 WIB. Permasalahan ini diketahui berasal dari rusaknya jaringan Internet Service Provider (ISP) di luar area kampus, diduga akibat aktivitas galian yang berdampak pada kabel koneksi.
Koordinator Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Unimal, Rizal, menjelaskan bahwa gangguan tersebut bukan berasal dari sistem internal kampus.
“Kendala jaringan kemarin disebabkan putusnya kabel fiber optik milik penyedia layanan yang terhubung ke server Unimal. Akibatnya, Kampus Bukit Indah tidak dapat mengakses server lokal UTBK,” katanya.
Ia menambahkan, perbaikan dilakukan oleh pihak penyedia layanan dengan menelusuri titik kerusakan dan menyambungkan kembali kabel yang terputus. Proses tersebut memakan waktu sekitar tiga jam hingga jaringan kembali normal dan terhubung ke server lokal yang berada di Reuleut.
Setelah gangguan teratasi, peserta dapat melanjutkan ujian hingga selesai, meskipun harus berlangsung hingga malam hari. Panitia juga memastikan bahwa tidak ada peserta yang dirugikan akibat insiden tersebut.
“Waktu pengerjaan peserta tetap utuh. Saat koneksi terputus, waktu ujian berhenti, dan dilanjutkan kembali dengan sisa waktu yang sama setelah jaringan pulih,” jelas Rizal.
Sebagai langkah antisipasi, pihak Unimal telah menyampaikan komplain kepada penyedia layanan internet agar kejadian serupa tidak terulang. Upaya pembangunan jaringan cadangan (backbone) juga tengah dipersiapkan guna menjamin kelancaran pelaksanaan UTBK ke depan.
Sementara itu, Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) UTBK Unimal, Muhammad Iqbal, menyampaikan bahwa penyebab pasti ketidakhadiran sejumlah peserta belum dapat dipastikan. Namun, sebagian di antaranya diduga telah lulus melalui jalur seleksi lain, seperti jalur undangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
“Untuk isu kecelakaan atau kendala darurat lainnya yang biasanya muncul saat UTBK, hingga hari ini belum kami temukan,” ujarnya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di Unimal berjalan kondusif dengan dukungan panitia dan kesiapan infrastruktur yang terus ditingkatkan demi memberikan layanan terbaik bagi peserta.[]