
UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Program Studi Magister Teknik Energi Terbarukan Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh (Unimal) terus memperluas jejaring akademik internasional melalui penguatan kolaborasi riset dengan perguruan tinggi luar negeri. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sharing Session Research yang menghadirkan dua profesor tamu asal Malaysia, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Program Studi Magister Teknik Energi Terbarukan Unimal, Kampus Bukit Indah Lhokseumawe ini menghadirkan Associate Professor Dr. Sarina Sulaiman dari Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah serta Associate Professor Dr. Siti Zubaidah dari International Islamic University Malaysia.
Forum ilmiah tersebut merupakan bagian dari implementasi Research Collaboration Program antara Program Studi Magister Teknik Energi Terbarukan Unimal dengan kedua perguruan tinggi Malaysia tersebut. Kegiatan dipimpin langsung oleh Koordinator Program Studi Magister Teknik Energi Terbarukan Unimal,Dr. Ir. Rozanna Dewi IPM, dan dihadiri dosen, peneliti, serta mahasiswa dari berbagai bidang keahlian.
Rozanna Dewi menyampaikan bahwa forum ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan peta jalan penelitian antar-institusi dalam menghadapi berbagai tantangan energi global yang semakin kompleks.
“Kolaborasi internasional seperti ini sangat penting untuk memperkuat kualitas riset dan memperluas peluang kerja sama yang berdampak pada pengembangan teknologi energi terbarukan,” katanya.
Pada sesi diskusi, delapan dosen senior Magister Teknik Energi Terbarukan Unimal mempresentasikan berbagai penelitian unggulan yang sedang dikembangkan. Beragam topik yang dipaparkan mencerminkan fokus riset program studi dalam mendukung transisi energi berkelanjutan, mulai dari sistem energi wilayah pesisir dan pulau kecil, teknologi konversi limbah menjadi biofuel, rekayasa biomassa, energi hidrogen, nanoteknologi berbasis limbah kelapa sawit, hingga pengembangan biodiesel dari minyak jelantah.
Prof. Dr. Arnawan Hasibuan memaparkan penelitian tentang teknologi rekayasa energi berkelanjutan untuk sistem energi wilayah pesisir dan pulau kecil. Sementara itu, Rozanna Dewi mempresentasikan riset terkait daur ulang limbah plastik dan biomassa organik menjadi biofuel menggunakan metode thermocatalytic co-pyrolysis.
Topik penelitian lainnya mencakup rekayasa torefaksi sebagai alternatif proses roasting biji kopi yang dipresentasikan Dr. Faisal, integrasi energi surya dan air laut untuk produksi hidrogen oleh Dr. Lukman Hakim, serta sintesis cellulose nanocrystals dari tandan kosong kelapa sawit yang dipaparkan Dr. Zulnazri.
Selain itu, Dr. Azhari mempresentasikan penelitian mengenai karakteristik biooil dan biochar dari campuran rumput gajah dan plastik HDPE, sedangkan Dr. Muhammad menjelaskan pengembangan katalis berbasis tulang sotong untuk optimasi konversi minyak jelantah menjadi biodiesel. Adapun Prof. Dr. Adi Setiawan memaparkan berbagai program riset dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan melalui Biomass and Hydrogen Technology Research Center (BiHYTECH).
Pertemuan intensif tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan untuk pengembangan kerja sama riset ke depan. Kedua profesor tamu menilai bahwa berbagai topik penelitian yang dikembangkan dosen Magister Teknik Energi Terbarukan Unimal memiliki relevansi tinggi dengan fokus penelitian yang sedang berkembang di Malaysia.
Sebagai tindak lanjut, para dosen akan menjalin kolaborasi dengan kelompok-kelompok riset yang sesuai di UMPSA, IIUM maupun perguruan tinggi lain di Malaysia. Kerja sama tersebut ditargetkan menghasilkan publikasi ilmiah bersama pada jurnal internasional bereputasi serta membuka peluang pengembangan riset lintas negara yang lebih luas.[]