Perkuat Tata Kelola, Unimal Gelar Workshop IKU dan Perencanaan Strategis

SHARE:  

Humas Unimal
Narasumber dari Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Muhammad Antoni Fauzi, Foto: Bustami Ibrahim

UNIMALNEWS | Lhokseumawe — Universitas Malikussaleh (Unimal) mengadakan Workshop Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP), pengukuran kinerja, serta penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Unimal 2025–2029 yang digelar di Aula Cut Meutia, Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Muhammad Antoni Fauzi, serta diikuti oleh perwakilan unit kerja, ketua jurusan, ketua program studi, hingga kepala laboratorium di lingkungan Unimal.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unimal, Dr. Azhari, ASEAN Eng, menyampaikan bahwa pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap indikator kinerja utama, tidak hanya di level pimpinan, tetapi juga hingga unsur teknis di fakultas dan jurusan.

Menurutnya, workshop ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang telah diikuti oleh jajaran pimpinan seperti dekan, wakil rektor, ketua lembaga, dan kepala UPT pada Rabu (22/4/2026) kemarin. Pada hari kedua ini, fokus diberikan kepada unsur pimpinan teknis agar memiliki pemahaman yang sama terkait pengukuran kinerja dan implementasi Renstra.

“Seluruh sivitas akademika, baik dosen maupun tenaga kependidikan, akan memiliki tanggung jawab yang terukur melalui Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Di dalamnya terdapat kontrak kinerja berjenjang, mulai dari rektor dengan kementerian, hingga ke tingkat unit kerja paling bawah,” kata Azhari.

Ia menjelaskan, capaian kinerja nantinya akan dievaluasi pada akhir tahun berdasarkan target yang telah ditetapkan. Hasilnya akan dikategorikan apakah sesuai target, melampaui ekspektasi, atau justru berada di bawah target, yang kemudian menjadi dasar evaluasi lebih lanjut.

Lebih lanjut, Azhari mengingatkan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti workshop, mengingat dalam waktu dekat seluruh unit kerja diwajibkan menginput target capaian Renstra untuk periode 2026 hingga 2029.

“Pemahaman terhadap materi hari ini sangat krusial. Setelah kegiatan ini, masing-masing unit kerja akan diminta mendiskusikan dan menetapkan target kinerja yang realistis dan terukur,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi kehadiran peserta meskipun sebagian lainnya berhalangan karena terlibat dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Azhari berharap materi yang diperoleh dapat dibagikan kembali kepada rekan kerja di unit masing-masing agar pemahaman terkait IKU dan perencanaan strategis dapat merata di seluruh lini.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar