Hari Ketiga, Kehadiran Peserta UTBK di Unimal Capai 94 Persen

SHARE:  

Humas Unimal
Ketua Tim Monev, Ir. Syamsul Bahri sedang memantau pelaksanaan UTBK SNBT Unimal. Foto: Bustami Ibrahim

UNIMALNEWS | Lhokseumawe — Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026 di Universitas Malikussaleh (Unimal) berlangsung tertib dan sesuai harapan. Selama tiga hari awal pelaksanaan, 21–23 April 2026, tingkat kehadiran peserta tercatat stabil di kisaran 94 hingga 97 persen pada setiap sesi.

Berdasarkan laporan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) LP3M Unimal, dari total 1.120 peserta yang mengikuti ujian dalam tiga hari tersebut, yang tidak hadir sekitar 6 persen. Ketua Tim Monev, Ir. Syamsul Bahri, M.Sc, merinci pada hari pertama (21/4), sebanyak 30 dari 380 peserta tidak hadir. Sementara itu, pada hari kedua (22/4), sesi pertama diikuti 180 peserta dengan 10 orang absen, dan sesi kedua diikuti 175 peserta dengan 15 orang tidak hadir.

Pada hari ketiga (23/4), sesi pertama diikuti 161 peserta dengan 9 orang tidak hadir, sedangkan sesi kedua mencatat 180 peserta hadir dan 10 orang absen. “Secara umum, tingkat kehadiran cukup tinggi, yakni sekitar 94 persen,” katanya.

Menariknya, terdapat perbedaan tingkat kehadiran antara sesi pagi dan siang. Sesi pagi mencatat kehadiran lebih tinggi dibandingkan sesi siang. Hal ini mengindikasikan adanya pengaruh waktu pelaksanaan terhadap partisipasi peserta.

Dari sisi pengawasan, panitia menerapkan standar yang ketat untuk menjaga integritas ujian. Setiap peserta diperiksa menggunakan detektor logam sebelum memasuki ruang ujian. Barang-barang seperti telepon genggam dan tas wajib dititipkan di tempat yang telah disediakan. “Hingga hari ketiga, tidak ditemukan satu pun kasus kecurangan,” ungkap Syamsul.

Sementara itu, dari aspek fasilitas, seluruh perangkat pendukung seperti komputer, jaringan internet khusus, dan pendingin ruangan berfungsi optimal. Meski demikian, sempat terjadi gangguan jaringan pada hari pertama sesi kedua yang berdampak pada empat ruang ujian. Gangguan tersebut menyebabkan ujian harus diperpanjang hingga pukul 19.30 WIB.

Permasalahan diketahui berasal dari kerusakan jaringan Internet Service Provider (ISP) di luar area kampus, yang diduga akibat aktivitas galian yang mengenai kabel koneksi. Namun, panitia segera melakukan penanganan sehingga pelaksanaan ujian dapat dilanjutkan tanpa kendala berarti.

Monitoring pelaksanaan dilakukan secara menyeluruh, melibatkan empat unsur utama, yakni penanggung jawab ruangan, teknisi IT, pengawas, dan peserta. “Kami akan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan UTBK sebagai bentuk kontribusi nyata bagi dunia pendidikan nasional,” tambahnya.

Secara keseluruhan, UTBK-SNBT 2026 di Unimal diikuti oleh 3.127 peserta dan berlangsung selama sembilan hari, mulai 21 hingga 29 April 2026. Ujian dilaksanakan di dua lokasi utama, yakni Kampus Bukit Indah dan Kampus Reuleut, dengan total tujuh ruang ujian.

Di Kampus Bukit Indah, ujian dipusatkan di Laboratorium Komputer Teknik Informatika dengan empat ruang. Sementara di Kampus Reuleut, tersedia tiga ruang ujian yang tersebar di Laboratorium Pusat Komputer Gedung Rektorat, Laboratorium Fakultas Pertanian, serta Laboratorium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar