
UNIMALNEWS | Lhokseumawe — Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKO) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh menggelar webinar bertajuk “Skincare (Sharing, Inspiring, and Care)” dengan tema “Together We Share, Inspire, and Care to Grow Confidence and Create Positive Impact”, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting sejak pukul 09.00 WIB ini menghadirkan alumni Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh, Annisa Zulkarnain, sebagai pemateri. Webinar turut dihadiri Sekretaris Jurusan Ilmu Komunikasi Dr. Mulyadi, S.Ag., M.A, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Awaluddin Arifin, S.I.Kom., M.I.Kom, serta mahasiswa sebagai peserta.
Ketua panitia, Imelda Cantika, mengatakan kegiatan “Skincare Part 1 2026” merupakan salah satu program kerja Divisi Public Relations dan Sosial Media HIMAKO.
“Kegiatan ini menjadi wadah untuk berbagi, saling menginspirasi, dan mengembangkan diri, khususnya dalam meningkatkan kemampuan public speaking,” ujarnya.
Ketua Umum HIMAKO, Amrun Dzauqy, berharap webinar tersebut dapat menjadi ruang diskusi yang memberikan manfaat nyata bagi peserta.
“Kami ingin kegiatan ini mampu mendorong peserta untuk saling menginspirasi dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar. Semoga materi yang disampaikan dapat menjadi bekal berharga,” katanya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Awaluddin Arifin, menekankan bahwa berbagi merupakan salah satu sumber kebahagiaan yang bernilai. Menurutnya, kebahagiaan tidak hanya berasal dari apa yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuan berbagi dengan orang lain.
Sekretaris Jurusan Ilmu Komunikasi, Dr. Mulyadi, turut mengapresiasi pelaksanaan webinar tersebut sebagai kegiatan positif yang dapat menumbuhkan empati mahasiswa. Ia menilai empati menjadi aspek penting yang harus dimiliki selain kecerdasan, dan dapat terus diasah melalui proses belajar serta kepedulian terhadap sesama.
Setelah sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Annisa Zulkarnain yang dipandu moderator Jihan Aqila. Webinar berlangsung interaktif, terlihat dari antusiasme peserta yang aktif mengajukan pertanyaan serta mengikuti sesi diskusi dan kuis.[]