
UNIMALNEWS | Lhokseumawe - Tiga mahasiswa Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Malikussaleh, lolos ke babak final pada kegiatan Pekan Essay Nasional (PENA) 2, yang diselenggarakan oleh Universitas Dhyana Pura, Bali.
PENA merupakan ajang kompetisi esai tingkat nasional yang mempertemukan gagasan terbaik mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, di seluruh Indonesia.
Mahasiswa tersebut adalah Wanda Susanti, Muhammad Rio Hamdani dan Zul Fahmi Agasi Barabai Harahap. Mereka membawa grup bernam Serambi Triaksara dari perwakilan Universitas Malikussaleh.
Tim mahasiswa Unimal tersebut akan tampil mempresentasikan esai dengan judul "Skema Akselerasi Rekonstruksi Ekonomi (SARE): Sebuah Policy Recommendation Hybrid RPG Berbasis Insentif Fiskal dan Partisipasi Publik untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana", pada Sabtu, 2 Mei 2026 mendatang.
Ketua tim, Wanda Susanti mengatakan bahwa kompetisi ini dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menuangkan ide, gagasan dan solusi kreatif terhadap berbagai isu strategis bangsa melalui karya tulis berkualitas, sekaligus mendorong perkembangan literasi, pemikiran kritis, dan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Kami bersyukur bisa menjadi finalis dan berhasil menggeser ratusan tim dari berbagai universitas, baik negeri maupun swasta. Adapun tim finalis yang lolos pada subtema Hukum, Sosial dan Ekonomi berasal dari Universitas Malikussaleh, Universitas Diponegoro dan Universitas Pendidikan Ganesha," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa esai mereka lahir dari keprihatinan terhadap bencana yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada akhir tahun 2025, termasuk Aceh.
"Sebagai mahasiwa yang menimba ilmu di Aceh dan merasakan langsung dampak bencana saat itu, kami ingin hadir sebagai agen perubahan yang berkontribusi nyata melalui inovasi Recovery Performant Grant (RPG), sebuah mekanisme pembiayaan berbasis kinerja yang menggabungkan insentif fiskal dan partisipasi publik untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi pascabencana," jelasnya.
Dua dosen pembimbing tim mereka, Nur Afni Yunita MSi dan Muhammad Yusra MSi menyampaikan kebanggaannya atas keberanian dan kerja keras ketiga mahasiswanya.
"Saya sangat bangga dengan dedikasi Wanda, Rio dan Zul Fahmi dalam mempersiapkan karya ini hingga dapat tampil di panggung nasional. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk tidak ragu mengasah kemampuan menulis dan berani membawa nama Universitas Malikussaleh ke kancah yang lebih luas," ungkap Nur Afni. [fzl]