Panitia IPDCEC 2026 Unimal Kunjungi PT PIM Bahas Penjurian

SHARE:  

Humas Unimal
Panitia International Plant Design Chemical Engineering Competition (IPDCEC) 2026 Unimal kunjungi PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM), Senin, 18/5/2026. Foto : Ist

UNIMALNEWS | Lhokseumawe - Panitia International Plant Design Chemical Engineering Competition (IPDCEC) 2026 Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) dalam rangka membahas dukungan industri terhadap pelaksanaan kompetisi internasional tersebut. Kegiatan tersebut berlangsung Senin, 18 Mei 2026.

Kunjungan itu dihadiri oleh dosen Jurusan Teknik Kimia Universitas Malikussaleh, yaitu Nasrul ZA, Faisal, Iqbal, dan dua mahasiswi berprestasi Teknik Kimia, Ayu dan Novitasari. Mereka terlibat dalam kepanitiaan dan pengembangan kegiatan IPDCEC 2026.

Rombongan panitia diterima PC SDM PT PIM, Teuku Alfianda dan bagian Pengembangan Bisnis PT PIM Safwat Ardy. Pertemuan berlangsung hangat dan membahas berbagai bentuk sinergi antara dunia industri dan akademik, khususnya terkait pelaksanaan IPDCEC 2026 yang akan diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Kimia Universitas Malikussaleh.

Pada pertemuan tersebut, panitia menyampaikan bahwa IPDCEC 2026 berhasil menarik perhatian peserta dari berbagai perguruan tinggi nasional dan internasional. Hingga penutupan pendaftaran, tercatat sebanyak 60 tim dari 23 institusi telah mendaftarkan diri untuk mengikuti kompetisi.

Selain membahas dukungan kegiatan, agenda utama kunjungan juga terkait permohonan keterlibatan praktisi PT PIM sebagai dewan juri kompetisi. Juri dari kalangan industri dinilai penting terkait keperluan dunia kerja dan perkembangan industri kimia saat ini.

Adapun nama-nama yang diusulkan sebagai dewan juri dari PT PIM yaitu Brian Marchsal (Dept. Pengembangan Bisnis), Faria Insyira (Dept. Rancang Bangun), dan Fahirul Muhar (Dept. Proses & Pengelolaan Energi). Para juri nantinya terlibat sejak tahap seleksi abstrak hingga presentasi final.

Dalam mekanisme kompetisi, seluruh peserta terlebih dahulu mengirimkan abstract rancangan pabrik kimia. Dari total 60 abstrak tersebut akan dipilih 20 tim semifinalis untuk melanjutkan penyusunan design report lengkap. Selanjutnya, akan dipilih 6 tim terbaik yang berhak tampil pada babak grand final secara offline di Gedung Auditorium Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh.

Dekan Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh, Dr. Muhammad Daud, MT, memberikan apresiasi terhadap langkah aktif panitia dalam membangun kolaborasi dengan industri.

“Keterlibatan PT Pupuk Iskandar Muda dalam IPDCEC 2026 menjadi bentuk sinergi yang sangat positif antara perguruan tinggi dan industri. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berkembang untuk mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa teknik kimia,” ujarnya.

Selain menjadi ajang kompetisi akademik, IPDCEC 2026 juga diharapkan mampu memperkuat jejaring profesional mahasiswa serta menghadirkan solusi inovatif bagi pengembangan industri kimia yang berkelanjutan. [tkf]


Kirim Komentar