
UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Laboratorium Innopreneur Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Malikussaleh menggelar Expo Bazar Laboratorium Innopreneur sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan sekaligus mempraktikkan kemampuan berbisnis secara langsung di Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, Senin (29/6/2026) yang berlangsung selama empat hari hingga 2 Juli 2026 dan terbuka untuk masyarakat umum.
Expo Bazar menghadirkan beragam produk hasil kreativitas mahasiswa FEB Universitas Malikussaleh, mulai dari aneka makanan, minuman, hingga produk inovatif lainnya. Seluruh produk yang dipasarkan merupakan hasil karya mahasiswa tanpa melibatkan pelaku usaha dari luar kampus, sehingga kegiatan ini menjadi laboratorium bisnis yang memberikan pengalaman nyata bagi para peserta.
Pembukaan kegiatan dihadiri Dekan, para Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Ketua Program Studi, serta dosen di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh.
Wakil Dekan Bidang Akademik FEB Unimal, Dr. Iswadi M.Si, menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan pada abad ke-21.
Menurutnya, penguasaan empat pilar utama atau 4C, yakni Critical Thinking (berpikir kritis), Collaboration (kolaborasi), Communication (komunikasi), dan Creativity (kreativitas), menjadi kemampuan yang harus dimiliki setiap lulusan agar mampu bersaing, baik di dunia kerja maupun dunia usaha.
"Melalui kegiatan seperti Expo Bazar ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam mengembangkan kreativitas, membangun komunikasi dengan konsumen, bekerja sama dalam tim, serta mengambil keputusan dalam menjalankan usaha," ujarnya.
Suasana Expo Bazar berlangsung meriah dan mendapat sambutan positif dari pengunjung. Sejak pagi, stan-stan mahasiswa dipadati mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat yang datang untuk melihat sekaligus membeli berbagai produk yang ditawarkan. Tingginya antusiasme pengunjung membuat sejumlah produk habis terjual bahkan sebelum memasuki waktu siang.
Selain menjadi ajang promosi produk, Expo Bazar juga menjadi media pembelajaran berbasis praktik yang mendorong mahasiswa memahami proses bisnis secara menyeluruh. Mulai dari menyusun strategi pemasaran, mengelola keuangan, melayani pelanggan, hingga membangun kepercayaan konsumen, seluruh proses dijalankan langsung oleh mahasiswa.[]