Unimal Tandatangani Kerja Sama Dengan BPKS Sabang Untuk Penyusunan Rencana Bisnis Pusat Logistik Migas

SHARE:  

Humas Unimal
Kepala LPPM Unimal; Prof Mawardati dan Direktur Pembangunan BPKS; R. Maulana Nuradhi Wicaksana MT, melakukan penandatanganan nota kerja sama di Kampus Unimal Bukit Indah, Senin (31/8/2026). Foto: Nur Khalis.

UNIMALNEWS | Bukit Indah - Universitas Malikussaleh (Unimal) menjalin kerja sama dengan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) terkait pelaksanaan penyusunan dokumen Rencana Bisnis Pusat Logistik Minyak dan Gas (Migas).

Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan di Kampus Universitas Malikussaleh, Bukit Indah, Lhokseumawe, pada Senin (31/8/2026).

Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Direktur Pembangunan BPKS, R. Maulana Nuradhi Wicaksana, bersama Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Malikussaleh, Prof. Mawardati. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Malikussaleh, Dr. Azhari, serta sejumlah pihak terkait dari Unimal dan BPKS Sabang.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang sebelumnya telah terjalin antara Universitas Malikussaleh dengan BPKS Sabang. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak memperkuat kolaborasi dalam penyusunan dokumen Rencana Bisnis Pusat Logistik Migas.

Keterlibatan Universitas Malikussaleh dalam kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dan ilmiah dalam penyusunan dokumen Rencana Bisnis Pusat Logistik Migas yang memiliki arah pengembangan yang jelas, terukur, dan berkelanjutan.

Kepala LPPM Unimal, Prof Mawardati, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen Universitas Malikussaleh untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional melalui penerapan keilmuan serta hasil penelitian.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki sumber daya dan kapasitas akademik yang dapat mendukung berbagai program pembangunan strategis. “Dokumen rencana bisnis ini diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap administratif, tetapi benar-benar menjadi panduan taktis yang aplikatif dan bernilai ekonomi tinggi,” jelas Mawardati

Sementara itu, Direktur Pembangunan BPKS, R. Maulana Nuradhi Wicaksana MT, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengoptimalkan potensi geografis Sabang yang sangat strategis di jalur perdagangan internasional. "Pembangunan Pusat Logistik Migas membutuhkan perencanaan matang dan berbasis data ilmiah. “Melalui keahlian akademis dari Unimal, kami optimis dokumen rencana bisnis ini akan memperkuat posisi Sabang sebagai hub logistik energi nasional, sekaligus menarik minat para investor sektor hulu maupun hilir migas, terangnya.

Melalui sinergi antara dunia akademik dan lembaga pembangunan, Universitas Malikussaleh terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan pendidikan dan penelitian, tetapi juga aktif memberikan dukungan keilmuan bagi pembangunan kawasan dan kemajuan perekonomian.


Berita Lainnya

Kirim Komentar