
UNIMALNEWS | Lhokseumawe — Delegasi Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Malikussaleh berhasil meraih sejumlah prestasi dalam ajang Islamic Conference, Innovation, and Competition (ICONIC) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang.
Penghargaan tersebut diumumkan pada kegiatan awarding yang berlangsung pada Rabu (9/9/2026).
Prestasi yang diraih delegasi Unimal berasal dari beberapa bidang lomba. Alia Fati’ah berhasil meraih Juara 2 pada kategori Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Sementara itu, tim Scientific Paper/LKTI yang terdiri atas Regina Aurora, Isra Rusvia Yesi dan Diana Anisah Putri berhasil meraih Juara 3.
Prestasi lainnya diraih oleh tim Videography yang beranggotakan Assa Awana, Vika Munaya dan Cut Miftahul Jannah dengan memperoleh Juara 3. Selain penghargaan pada kategori utama, delegasi Unimal juga memperoleh penghargaan pada kategori khusus atau Best Voice TOP 5 dalam ajang tersebut.
Pada bidang Business Plan Competition (BPC), Cindy Ramadhanti Purba, Nadila Khairani dan Rajzita Fakhrunnisa melalui Cinadra Impact Team berhasil meraih penghargaan Business Innovation.
Cindy Ramadhanti Purba mengatakan bahwa keikutsertaan dalam ICONIC 2026 menjadi pengalaman berharga bagi dirinya dan tim. Persiapan yang dilakukan bersama tim tidak hanya memberikan pengalaman dalam mengikuti kompetisi, tetapi juga melatih kemampuan dalam mengembangkan ide, bekerja sama, serta menyampaikan gagasan secara kreatif dan inovatif.
“Bagi kami, pencapaian ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Proses mengikuti kompetisi memberikan banyak pelajaran, mulai dari menyusun ide, bekerja sama dalam tim, hingga berani menyampaikan gagasan di tingkat nasional. Penghargaan yang kami peroleh menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan potensi dan memberikan prestasi bagi Program Studi Ekonomi Syariah dan Universitas Malikussaleh,” ungkapnya.
Sebelumnya, sebanyak 10 mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah FEB Unimal berhasil masuk sebagai Top 5 Finalis ICONIC 2026 pada kategori Business Plan, Scientific Paper, MTQ, dan Videography.
Sementara itu, Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Dr. Ahmad Fauzul Hakim Hasibuan mengatakan bahwa capaian mahasiswa dalam ICONIC 2026 merupakan bentuk dari semangat mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi akademik maupun nonakademik.
Menurutnya, keikutsertaan dalam kompetisi tingkat nasional juga dinilai dapat memberikan pengalaman yang mendukung pengembangan kemampuan mahasiswa di luar kegiatan perkuliahan.
"Kami sangat mengapresiasi capaian mahasiswa Ekonomi Syariah dalam ICONIC 2026. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kemampuan, kreativitas, dan semangat untuk berkompetisi di tingkat nasional. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan membawa nama baik Program Studi Ekonomi Syariah serta Universitas Malikussaleh," jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa para mahasiswa mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi di Semarang, namun karena adanya kendala penerbangan akibat kondisi erupsi gunung berapi, pelaksanaan kompetisi kemudian diikuti secara daring dari Hotel Kanasha Islami, Medan.
“Pencapaian tersebut menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa dalam mengikuti kompetisi di tingkat nasional,” tutupnya.
Kegiatan ICONIC 2026 dilaksanakan dengan keterkaitan dan dukungan dari Asosiasi Program Studi Ekonomi Syariah Indonesia (APSEII) sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi, kreativitas dan prestasi mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah. [fzl]