
UNIMALNEWS | Muara Batu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Malikussaleh yang tergabung dalam Kelompok 09 melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan dayah pascabanjir di Balai Pengajian Bahrul U’lum (Dayah Budi Atthalibin), Desa Keude Bungkaih, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (20/1/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan serta fasilitas keagamaan yang terdampak banjir beberapa waktu lalu. Banjir yang melanda wilayah Desa Keude Bungkaih menyebabkan genangan air, lumpur, dan sampah menumpuk di sejumlah fasilitas umum, termasuk lingkungan dayah, sehingga mengganggu aktivitas ibadah dan pengajian.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN-PPM Universitas Malikussaleh berinisiatif melakukan gotong royong membersihkan lingkungan dayah sebagai upaya membantu pemulihan pascabanjir. Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB dan melibatkan sekitar 50 mahasiswa.
Para mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja untuk memastikan pembersihan berjalan efektif dan menyeluruh. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi menyapu dan mengepel lantai bangunan dayah, membersihkan sampah sisa banjir, membersihkan rumput liar di sekitar lingkungan dayah, membersihkan warung di area dayah, serta mencuci sajadah masjid yang digunakan untuk shalat berjamaah.
Ketua KKN Kelompok 09, Syamsul Hilal Polem, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen mahasiswa untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
“Kami tidak hanya menjalankan program kerja yang telah direncanakan, tetapi juga berupaya tanggap terhadap kondisi sosial dan lingkungan di lokasi pengabdian. Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas keagamaan yang terdampak banjir,” ujarnya.
Pimpinan Balai Pengajian Bahrul U’lum (Dayah Budi Atthalibin), Tgk. Muzakir Ajalil, S.Pd.I., mengapresiasi kepedulian mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh. Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi para santri dan pengelola dayah.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan mahasiswa KKN Unimal. Dengan adanya kegiatan ini, para santri dapat kembali beribadah dan belajar dengan lebih nyaman,” ungkapnya.
Mahasiswa KKN-PPM Universitas Malikussaleh menyampaikan bahwa proses pembersihan lingkungan dayah saat ini telah mencapai sekitar 60 hingga 70 persen dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh area dayah benar-benar bersih dan tertata dengan baik.[]