Mahasiswa KKN 14 Paloh Awe Gelar Sosialisasi Anti-Bullying untuk Anak-Anak

SHARE:  

Humas Unimal
Mahasiswa KKN 14 Paloh Awe Gelar Sosialisasi Anti-Bullying untuk Anak-Anak

UNIMALNEWS | Muara Batu — Bullying atau perundungan masih menjadi permasalahan sosial yang kerap terjadi di tengah masyarakat, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja. Menyikapi kondisi tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 14 Desa Paloh Awe kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, menggelar kegiatan sosialisasi anti-bullying sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak mengenai bahaya serta pencegahan perilaku perundungan.

Ketua Kelompok KKN 14 Paloh Awe, Raiman D. Simorangkir, menyampaikan bahwa program kerja sosialisasi anti-bullying tersebut berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak, baik yang pernah menjadi korban maupun pelaku bullying.

“Sejauh ini, program sosialisasi anti-bullying berjalan dengan lancar. Kami berharap kegiatan ini bisa memberi dampak positif, terutama bagi anak-anak yang pernah dibully maupun yang pernah membully. Bullying adalah tindakan negatif dan dampaknya nyata, semoga ke depannya bisa menjadi lebih baik,” kata Raiman.

Senada dengan itu, Penanggung Jawab Harian kegiatan, Tengku Humairah, menegaskan bahwa masih banyak anak-anak yang mengalami bullying, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Melalui sosialisasi ini, anak-anak diharapkan mampu memahami cara menghadapi dan mengatasi bullying.

“Banyak anak-anak yang pernah dibully di sekolah ataupun di rumah. Dari sosialisasi ini, mereka jadi tahu bagaimana mengatasi diri mereka ketika mengalami bullying,” jelasnya.

Ketua Pelaksana kegiatan, Dinda, turut menekankan pentingnya menanamkan nilai saling menghargai sejak usia dini. Menurutnya, bullying tidak hanya merugikan korban, tetapi juga berdampak buruk bagi pelaku.

“Bullying itu tidak baik, terutama di kalangan anak-anak. Selain merugikan orang lain, juga merugikan diri sendiri. Karena itu, saya berharap teman-teman semua bisa bersikap baik dan saling mendukung. Kegiatan kemarin berlangsung seru dan menyenangkan, dan kami akan terus berusaha membantu teman-teman yang mengalami bullying,” ungkap Dinda.

Sosialisasi ini diikuti oleh anak-anak Desa Paloh Awe dengan antusiasme tinggi. Materi yang disampaikan meliputi pengertian bullying, jenis-jenis bullying, dampak negatif bagi korban maupun pelaku, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan bullying. Peserta juga diberikan pemahaman bahwa bullying tidak hanya berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga bisa berupa ejekan, penghinaan, pengucilan, hingga penyebaran informasi yang merugikan orang lain.

Untuk meningkatkan pemahaman, kegiatan dilaksanakan secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Anak-anak diberi kesempatan berbagi pengalaman serta menyampaikan pendapat tentang cara menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Kegiatan ditutup dengan suasana penuh keceriaan melalui permainan, pembagian snack, serta hadiah bagi peserta yang mampu menjawab tantangan dari pemateri.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar