Mahasiswa KKN Unimal Sosialisasikan Stop Bullying dan Anti Narkoba di SMP Negeri 17 Lhokseumawe

SHARE:  

Humas Unimal

UNIMALNEWS | Lhokseumawe — Kelompok 53 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar sosialisasi Stop Bullying dan Anti Narkoba di SMP Negeri 17 Lhokseumawe, Desa Ujung Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai dampak negatif perundungan (bullying) serta bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda. Sosialisasi dikemas secara komunikatif melalui penyampaian materi yang mudah dipahami serta diskusi interaktif bersama para siswa.

Ketua KKN Kelompok 53 Universitas Malikussaleh, M. Khoiranda Zulfan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pembentukan karakter generasi muda sejak dini.

“Melalui sosialisasi Stop Bullying dan Anti Narkoba ini, kami berharap para siswa dapat memahami pentingnya saling menghargai, menolak segala bentuk perundungan, serta menjauhi narkoba demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Ir. Bakhtiar, S.T., M.T., IPM, menegaskan bahwa program ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam dunia pendidikan.

“Mahasiswa KKN tidak hanya hadir di tengah masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam upaya pencegahan bullying dan penyalahgunaan narkoba sejak usia sekolah,” katanya.

Kepala SMP Negeri 17 Lhokseumawe, Zainul Fuad Siregar, turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh. Menurutnya, kegiatan edukatif seperti ini sangat membantu sekolah dalam membentuk karakter siswa.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menanamkan nilai kepedulian, saling menghargai, serta menghindarkan siswa dari perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain,” ungkapnya.

Sosialisasi Stop Bullying dan Anti Narkoba ini menjadi salah satu program unggulan KKN Kelompok 53 Universitas Malikussaleh dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan berkarakter di Kota Lhokseumawe.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar