Unimal Raih Juara 1 Pada Kemah Film Aceh 2026 "First Action"

SHARE:  

Humas Unimal
Ahmad Al Bastin, sutradara film "Nongkrong" Unimal meraih sertifikat Juara 1 pada Kemah Film Aceh "First Action". Foto : Ist

UNIMALNEWS | Takengon– Universitas Malikussaleh berhasil meraih juara 1 pada kegiatan Kemah Film Aceh 2026 bertema “First Action”. Kegiatan diselenggarakan pada 13 hingga 15 Februari 2026 di Temas River Park, ACeh Tengah. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mendorong pertumbuhan dan penguatan ekosistem perfilman di Aceh, sekaligus mempererat kolaborasi antar komunitas, perguruan tinggi, serta lembaga kreatif di daerah.

Demikian rilis Unimalnews dapatkan dari Ahmad Al Bastin, peserta Kemah Film Aceh 2026 diselenggarakan Mata Sapi Film. Kegiatan ini didanai Kementerian Kebudayaan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan industri kreatif berbasis lokal.

"Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari diskusi dan bedah film, lokakarya teknis produksi, praktik pengambilan gambar, hingga pemutaran dan penilaian karya," ungkap Bastin.

Direktur Kemah Film Aceh 2026, Sirajul Munir, pada sambutannya menyampaikan bahwa tema “First Action” dipilih untuk merepresentasikan semangat keberanian generasi muda dalam mengambil langkah awal untuk berkarya secara nyata. "Langkah ini merupakan fondasi penting dalam membangun perjalanan kreatif yang berkelanjutan serta berdaya saing," tambah Munir.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai instansi dan lembaga yang ada di Aceh, termasuk perguruan tinggi, komunitas film, serta organisasi kepemudaan. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam setiap sesi pembinaan dan proses produksi film yang dilaksanakan secara intensif selama kegiatan berlangsung.

Pada puncak acara, Unimal meraih penghargaan sebagai Film Terbaik melalui karya berjudul “Nongkrong” yang disutradarai oleh Ahmad Al Bastin. Film tersebut dinilai mampu menghadirkan narasi yang kuat, relevan dengan dinamika sosial generasi muda, serta didukung oleh penggarapan teknis yang matang, sebut para juri. Penilaian karya dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari Hendry Noerman, Sirajul Munir, dan Andy Hutagalung. 

Menurut Hendry Noerman film “Nongkrong” memiliki kekuatan pada kedalaman cerita dan pendekatan visual yang konsisten. "Karya ini berhasil membangun suasana yang natural serta menyampaikan pesan sosial secara subtil namun mengena," ujar Hendry.

Tim delegasi Unimal yang terlibat dalam produksi film ini adalah Ahmad Al Bastin, Chandra Aditya Sanjaya, M. Radja Abizar, Rafli Al Akbar, Randi Ilhan, Nazela Sopia, dan Angga Hardiansyah Harahap. [tkf]


Berita Lainnya

Kirim Komentar