_.jpeg)
UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Studi Mahasiswa (UKM-KSM) Creative Minority Universitas Malikussaleh kembali menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Muda XII sebagai bagian dari rangkaian Open Recruitment. Kegiatan pembinaan ini berlangsung selama tiga hari, 1–3 Mei 2026, di Pos Marinir Rancong.
Sebanyak 53 peserta terpilih mengikuti kegiatan tersebut setelah dinyatakan lolos pada tahapan seleksi sebelumnya. Mereka merupakan calon anggota yang akan dibina untuk mengembangkan kapasitas diri, baik secara personal maupun organisasi.
Ketua Panitia, Muhammad Agiel, menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta yang berhasil melangkah hingga tahap diklat. Ia menekankan bahwa proses ini merupakan awal dari perjalanan panjang dalam pembelajaran.
“Selamat kepada seluruh peserta yang telah sampai di tahap ini. Ini bukan akhir, melainkan awal dari proses pembelajaran yang lebih mendalam. Tetap jaga semangat, integritas, dan komitmen dalam setiap proses yang dijalani,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Creative Minority, Sartika, secara resmi membuka kegiatan Diklat Muda XII. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum ini sebagai ruang bertumbuh.
“Diklat ini menjadi wadah untuk belajar, berkembang, dan memahami nilai-nilai yang ada di Creative Minority. Jalani setiap proses dengan penuh tanggung jawab dan terus jaga semangat untuk memberi kontribusi positif ke depan,” tuturnya.
Selama pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk mendukung pengembangan diri. Materi pertama bertema self love and insecurity disampaikan oleh Juwita Desry Angraini S.Psi dan Indah Elfariani S.Psi. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya menerima diri sendiri, membangun kepercayaan diri, serta mengelola rasa tidak aman agar tidak menghambat potensi.
Selanjutnya, materi tentang sejarah Creative Minority dipaparkan oleh Puspa Indah Sari M.S.M C.NLP. Ia mengulas perjalanan organisasi sejak awal berdiri, nilai-nilai yang dijunjung, hingga peran Creative Minority sebagai wadah pengembangan kreativitas mahasiswa.[]