Pramuka SMKN 3 Lhokseumawe Asah Keterampilan Vertical Rescue Bersama UMPAL Unimal

SHARE:  

Humas Unimal
Pramuka SMKN 3 Lhokseumawe Asah Keterampilan Vertical Rescue Bersama UMPAL Unimal

UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Upaya meningkatkan kapasitas dan keterampilan anggota Pramuka terus dilakukan SMK Negeri 3 Lhokseumawe. Salah satunya melalui pelatihan Vertical Rescue yang menghadirkan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam (UKM-PA) UMPAL Universitas Malikussaleh sebagai pemateri, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut menjadi bagian dari pembinaan kepramukaan sekaligus persiapan menghadapi Perkemahan Jumat, Sabtu, dan Minggu (Perjusami) yang sedang dilaksanakan. Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan kemampuan dasar penyelamatan dan keselamatan saat menghadapi berbagai kondisi di lapangan.

Dalam pelatihan tersebut, para anggota Pramuka memperoleh materi mengenai teknik dasar Vertical Rescue, penggunaan alat keselamatan, hingga prosedur evakuasi yang aman dan sesuai standar. Materi disampaikan langsung oleh Barmawi, anggota UKM-PA UMPAL Universitas Malikussaleh yang berpengalaman dalam kegiatan alam bebas dan teknik penyelamatan.

Peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teori, tetapi juga kesempatan mempraktikkan teknik-teknik dasar yang biasa digunakan dalam operasi penyelamatan di medan vertikal. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat sesi simulasi penggunaan peralatan keselamatan.

Ketua pelaksana kegiatan, Azasy Aqil Sarjat Lubis, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara pihak sekolah dengan UKM-PA UMPAL Universitas Malikussaleh. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru yang jarang diperoleh anggota Pramuka Penegak.

“Kegiatan ini cukup seru dan menarik. Ilmu yang diberikan sangat baru bagi kami, terlebih di tingkat Pramuka Penegak. Jarang sekali ada kesempatan bagi Pramuka Penegak untuk berkolaborasi dengan unit kegiatan mahasiswa, khususnya UKM pecinta alam,” katanya.

Ia menambahkan, keterampilan yang diperoleh dalam pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk lebih siap menghadapi berbagai situasi darurat, baik dalam kegiatan kepramukaan maupun kehidupan sehari-hari.

'Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk pembinaan karakter generasi muda melalui pengembangan keterampilan praktis yang bermanfaat. Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, serta kepedulian terhadap keselamatan diri dan orang lain,"ungkapnya.[]


Kirim Komentar