PEKSIMAL 2026 Digelar, Unimal Bidik Juara Umum PEKSIMIDA Aceh

SHARE:  

Humas Unimal
Target Tembus Juara Umum PEKSIMIDA XVII Aceh Tahun 2026, Universitas Malikussaleh Gelar Pekan Seni Malikussaleh (PEKSIMAL) 2026

UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar Pekan Seni Malikussaleh (PEKSIMAL) Tahun 2026 sebagai ajang seleksi sekaligus pembinaan mahasiswa berbakat di bidang seni untuk menghadapi Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) XVII Aceh Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 11–12 Juni 2026 ini dipusatkan di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unimal kampus Bukit Indah, Lhokseumawe dan diikuti oleh lebih dari 250 mahasiswa dari berbagai fakultas.

PEKSIMAL menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas, bakat, dan kemampuan artistik yang dimiliki. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah pengembangan karakter dan prestasi mahasiswa di bidang non-akademik.

Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. T. Nazaruddin, M.Hum menyampaikan bahwa seni memiliki peran strategis dalam membentuk mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

Menurutnya, setelah proses seleksi selesai, para peserta terbaik akan menjalani program pemusatan latihan dan pembinaan secara intensif untuk mempersiapkan diri menghadapi PEKSIMIDA Aceh 2026.

“Setelah seluruh rangkaian seleksi selesai dilaksanakan, mahasiswa yang dinyatakan lolos akan mengikuti program pemusatan latihan dan pembinaan secara intensif serta berkelanjutan. Kita berkomitmen mengoptimalkan potensi setiap delegasi Universitas Malikussaleh pada masing-masing tangkai lomba sehingga mereka memiliki kesiapan maksimal untuk bersaing dan meraih prestasi terbaik pada ajang PEKSIMIDA Tahun 2026,” katanya.

Pada pelaksanaan tahun ini, PEKSIMAL melibatkan 16 orang tim seleksi yang berasal dari kalangan akademisi dan profesional seni. Kehadiran para juri tersebut diharapkan mampu menjaring peserta terbaik secara objektif dan profesional untuk mewakili Unimal pada kompetisi tingkat daerah.

Adapun cabang seni yang diperlombakan meliputi Penulisan Puisi, Baca Puisi, Penulisan Lakon, Penulisan Cerpen, Monolog, Tari, Fotografi, Desain Poster, Lukis, Komik Strip, Vokal Pop, Dangdut, Seriosa, Keroncong, serta Vokal Grup. Beragam tangkai lomba tersebut menjadi ruang ekspresi bagi mahasiswa untuk menampilkan karya dan kemampuan terbaik mereka.

Koordinator kegiatan sekaligus Pembina Seni Unimal, Dr. Hadi Iskandar MH, mengatakan bahwa PEKSIMAL merupakan bagian dari strategi pembinaan prestasi mahasiswa yang dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, Universitas Malikussaleh memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat daerah hingga nasional apabila proses seleksi dan pembinaan dilakukan secara serius dan terukur.

“PEKSIMAL merupakan wadah untuk menemukan talenta-talenta terbaik yang dimiliki Universitas Malikussaleh. Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa yang nantinya mewakili universitas benar-benar memiliki kualitas dan kesiapan untuk berkompetisi pada tingkat yang lebih tinggi. Dengan potensi yang dimiliki mahasiswa saat ini, kami optimistis dapat meraih prestasi terbaik dan menargetkan Universitas Malikussaleh menjadi Juara Umum PEKSIMIDA 2026,” tutur Hadi yang juga dosen Fakultas Hukum Unimal.

Ia menambahkan bahwa seni tidak hanya menjadi sarana meraih prestasi, tetapi juga instrumen penting dalam membangun karakter mahasiswa. Melalui berbagai aktivitas seni, mahasiswa belajar mengembangkan kreativitas, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, serta daya adaptasi terhadap perkembangan zaman.

Tingginya antusiasme peserta yang mencapai lebih dari 250 mahasiswa menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap pengembangan seni dan budaya di lingkungan kampus. Dengan dukungan penuh pimpinan universitas, keterlibatan para akademisi dan profesional sebagai tim seleksi, serta semangat para peserta, PEKSIMAL 2026 diharapkan mampu melahirkan delegasi terbaik yang siap mengharumkan nama Universitas Malikussaleh di ajang PEKSIMIDA Aceh 2026 hingga tingkat nasional.[]


Kirim Komentar