
UNIMALNEWS | Bukit Indah - Setelah menjalani visitasi lapangan selama tiga hari pada bulan April yang lalu oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Bidang Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK), Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Malikussaleh akhirnya menoleh akreditasi Unggul, Selasa (5/5/2026).
Kabar tersebut diterima melalui website LAMSPAK, yang memperlihatkan bahwa status akreditasi Prodi Ilmu Komunikasi telah berubah menjadi "Akreditasi Unggul" dengan skor 269,00 yang berlaku selama lima tahun kedepan.
Koordinator Prodi Ilmu Komunikasi, Awaluddin Arifin MIKom, menyatakan bahwa capaian akreditasi unggul tersebut tidak terlepas dari kerja kolektif dari seluruh elemen.
“Ini adalah hasil kerja bersama semua pihak. Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang telah diberikan. Ke depan, kami berharap dukungan ini terus berlanjut agar Prodi Ilmu Komunikasi semakin berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, capaian akreditasi unggul adalah bukti bahwa Prodi Ilmu Komunikasi mampu bersaing secara nasional maupun internasional.
“Dengan status ini, kami optimistis dapat meningkatkan kerja sama internasional, pertukaran mahasiswa, serta penguatan kurikulum berbasis global agar lulusan mampu bersaing di tingkat internasional,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan Fisipol, Teuku Zulkarnaen PhD, mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses akreditasi. Ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak disikapi dengan euforia berlebihan.
“Ini bukan kerja individu, melainkan kerja kolektif. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi semua pihak. Namun demikian, capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas, bukan sekadar dirayakan,” tegasnya.
"Kami (Fisipol Unimal) menargetkan seluruh program studi dapat meraih akreditasi Unggul sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu pendidikan.
Sebelumnya, proses reakreditasi Prodi Ilmu Komunikasi telah dilaksanakan melalui asesmen lapangan oleh tim asesor LAMSPAK pada 1–3 April 2026 di Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe.
Tim asesor yang hadir yakni Prof Dr Nur Kholisoh dari Universitas Mercu Buana dan Dr Endah Nurhawaeny Kardiyati dari Universitas Muhammadiyah Cirebon. [fzl]