
UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam (UKM PA) UMPAL Universitas Malikussaleh mengirimkan tiga anggotanya untuk bergabung dalam operasi pencarian seorang pendaki yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Seulawah Agam, Kabupaten Aceh Besar.
Keberangkatan tim dilakukan dari Sekretariat UKM PA UMPAL setelah organisasi tersebut menerima informasi mengenai hilangnya seorang pendaki bernama Faiz Hidayat (23), warga Desa Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Korban dilaporkan hilang saat melakukan pendakian bersama sejumlah rekannya di Gunung Seulawah Agam.
Ketua Umum UKM PA UMPAL Universitas Malikussaleh, Putra Agung Maulana, mengatakan keterlibatan anggota UMPAL dalam operasi pencarian merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan sekaligus wujud pengabdian organisasi dalam membantu upaya pencarian dan pertolongan di Aceh.
“Kami mengingatkan seluruh anggota yang bertugas agar selalu mengutamakan keselamatan diri, menjaga kondisi kesehatan, mematuhi prosedur pencarian yang berlaku, serta menjalin koordinasi dan kerja sama yang baik dengan seluruh pihak yang bertanggung jawab di lapangan,” kata Agung kepada Unimalnews, Jumat (5/6/2026).
Operasi pencarian dipimpin oleh Basarnas Banda Aceh dan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya Polsek Lembah Seulawah, Koramil Lembah Seulawah, Polisi Kehutanan (Pamhut) Pocut Meurah Intan, Satgas SAR Pidie, Komunitas Peduli Alam dan Lingkungan (KOPALE) Pidie, RAPI Aceh Besar, serta masyarakat setempat.
Sebelumnya, Faiz diketahui mendaki Gunung Seulawah Agam bersama beberapa rekannya pada Minggu (31/5/2026). Namun setelah rombongan tiba di puncak dan bersiap turun, korban tidak lagi terlihat. Upaya pencarian awal yang dilakukan oleh rekan-rekannya tidak membuahkan hasil sehingga kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Basarnas Banda Aceh.
Memasuki hari ketiga pencarian pada Kamis (4/6/2026), tim SAR gabungan kembali melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban. Untuk memperluas area pencarian, tim yang bergerak ke sektor utara dibagi menjadi dua kelompok.
Kelompok pertama melakukan penyisiran dari lokasi yang sebelumnya dicurigai sebagai titik keberadaan korban. Tim bergerak ke arah utara dengan menuruni medan sejauh sekitar satu kilometer, kemudian melanjutkan pencarian ke arah timur laut sejauh kurang lebih satu kilometer sebelum kembali ke Posko Beringin.
Sementara itu, kelompok kedua melakukan pencarian ke arah timur laut dengan bantuan anjing pelacak (K9). Tim menyusuri jalur menuju Camp Halu sebelum kembali ke Posko Beringin.
Anggota UMPAL Universitas Malikussaleh yang turut terlibat dalam operasi pencarian, Barmawi mengatakan, seluruh area yang menjadi target pencarian pada hari tersebut telah berhasil disisir sesuai rencana.
“Seluruh sektor yang menjadi target pencarian hari ini telah kami telusuri. Namun hingga operasi berakhir, belum ditemukan tanda-tanda maupun jejak yang mengarah pada keberadaan korban,” kata Barmawi.
Ia menambahkan, hasil penyisiran yang dilakukan tim SAR gabungan belum menunjukkan adanya petunjuk baru terkait lokasi korban. Meski demikian, operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan melakukan evaluasi terhadap area yang telah diperiksa serta memperluas jangkauan pencarian ke lokasi-lokasi yang dinilai berpotensi.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap Faiz Hidayat dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.[]