
UNIMALNEWS | Lhokseumawe - Oktavia Eka Ramadhani, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Malikussaleh (Unimal), meraih Juara III (Third Place) pada ajang Achievement Project in Business Incubation of Sustainable Development Startup yang menjadi bagian dari International Summer School 2026 di Kazakhstan, pada 1–14 Juni 2026 lalu.
Penghargaan tersebut diraih melalui proyek startup inovatif bertajuk Terra Mushroom, sebuah konsep bisnis berbasis pertanian berkelanjutan yang menggabungkan budidaya jamur modern, pengelolaan limbah organik, dan pengembangan agrowisata edukatif yang ramah lingkungan.
Konsep Terra Mushroom dikembangkan sebagai solusi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan. Melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal, proyek tersebut menawarkan model bisnis yang mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.
'Dalam kompetisi tersebut, saya tergabung dalam tim multinasional bersama mahasiswa dari berbagai negara. Kami berhasil menyusun model bisnis inovatif yang dinilai mampu menjawab tantangan sektor pertanian masa depan melalui integrasi teknologi, kewirausahaan, dan prinsip keberlanjutan," kata Oktavia, Senin (6/7/2026).
Kompetisi Achievement Project in Business Incubation of Sustainable Development Startup merupakan salah satu program unggulan dalam International Summer School 2026 yang diselenggarakan oleh Kazakh National Agrarian Research University (KazNARU). Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk merancang dan mempresentasikan ide startup yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Setiap tim dinilai berdasarkan tingkat inovasi, kelayakan bisnis, dampak sosial, serta keberlanjutan proyek yang dikembangkan. Terra Mushroom berhasil menarik perhatian dewan juri karena menghadirkan solusi yang mengintegrasikan pengembangan ekonomi, pengelolaan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu model bisnis yang aplikatif.
Sebagai mahasiswa Ekonomi Pembangunan, Oktavia berkontribusi dalam menganalisis peluang usaha, menyusun strategi pengembangan bisnis, serta merancang pendekatan pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai bagian penting dari startup yang dikembangkan. Kemampuannya mengintegrasikan aspek ekonomi dan keberlanjutan menjadi salah satu faktor yang mengantarkan timnya meraih penghargaan internasional.
Melalui Terra Mushroom, ia menunjukkan bahwa sektor pertanian dapat dikembangkan menjadi usaha modern yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.[]