Mahasiswa Psikologi Bekali Pengurus OSIM MAS Jabal Nur dengan Kesiapsiagaan Psikologis

SHARE:  

Humas Unimal
Mahasiswa Psikologi Bekali Pengurus OSIM MAS Jabal Nur dengan Kesiapsiagaan Psikologis

UNIMALNEWS | Krueng Geukueh – Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar kegiatan psikoedukasi bertema Psychological Preparedness (Kesiapsiagaan Psikologis) yang dirangkaikan dengan Pelatihan Psychological First Aid (PFA) bagi Pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAS Jabal Nur Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Sabtu (25/7/2026).

Rifqa Asyura, mahasiswa Psikologi menyampaikan Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesiapan, dan keterampilan para pengurus OSIM dalam menghadapi situasi darurat, bencana, maupun kondisi krisis, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan mental. 

"Selain itu, peserta juga dibekali kemampuan memberikan pertolongan pertama psikologis kepada individu yang mengalami tekanan atau trauma akibat situasi darurat," ungkapnya.

Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa Psikologi Unimal menyampaikan materi mengenai pentingnya kesiapsiagaan psikologis pada tiga fase bencana, yakni sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi. Peserta juga diperkenalkan dengan konsep Psychological First Aid sebagai pendekatan awal untuk memberikan dukungan emosional kepada individu yang terdampak krisis.

Agar materi lebih mudah dipahami, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penerapan Psychological First Aid. Selama pelatihan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta berpartisipasi dalam praktik yang diberikan oleh tim mahasiswa.

Kepala MAS Jabal Nur Paloh Lada, Mardiana S.Pd mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan seperti ini sangat bermanfaat dalam membentuk karakter kepemimpinan siswa sekaligus meningkatkan kesiapan mereka menghadapi berbagai situasi darurat.

"Saya berharap ilmu yang telah diperoleh pada kegiatan ini dapat diterapkan oleh para pengurus OSIM dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus dibagikan kepada adik-adik kelas di MAS Jabal Nur Paloh Lada. Dengan begitu, manfaat dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh peserta pelatihan, tetapi juga dapat membangun kesiapsiagaan psikologis dan kepedulian seluruh warga sekolah dalam menghadapi situasi darurat maupun bencana," tuturnya.[]


Kirim Komentar