
UNIMALNEWS | Lhokseumawe – UPT Perpustakaan Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar Workshop Penulisan Buku dengan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Syafie Syamaun, DEA, dosen di King Abdulaziz University, Malaysia. Kegiatan yang mengusung tema "Universitas Malikussaleh Menulis: Buku Berkualitas, Universitas Bereputasi" tersebut berlangsung di Aula Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM), Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, Kamis (6/8/2026).
Workshop ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unimal, Dr. Ir. Azhari Asean Eng, Kepala UPT Perpustakaan Unimal Dr. Muhammad M.Sc IPM, serta puluhan dosen dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Malikussaleh. Acara dipandu oleh Teuku Muzaffarsyah MAP sebagai moderator.
Ketua panitia, Khairul Anwar, dalam laporannya menyampaikan bahwa workshop tersebut merupakan salah satu upaya UPT Perpustakaan untuk meningkatkan budaya literasi akademik sekaligus mendorong produktivitas dosen dalam menghasilkan buku ilmiah yang berkualitas.
Menurutnya, di era digital saat ini kemampuan menulis menjadi salah satu kompetensi penting bagi akademisi. Menulis bukan lagi sekadar aktivitas menuangkan gagasan, tetapi juga menjadi media untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan, hasil penelitian, dan pengalaman akademik kepada masyarakat yang lebih luas.
"Melalui workshop ini peserta tidak hanya memperoleh wawasan mengenai teknik penulisan buku yang baik dan sesuai standar akademik, tetapi juga mendapatkan berbagai inovasi dan strategi agar karya yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi dan mampu memberikan dampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan," kata Khairul.
Sementara itu, Kepala UPT Perpustakaan Unimal, Dr. Muhammad, menyampaikan bahwa sebuah tulisan memiliki nilai yang jauh lebih abadi dibandingkan ucapan.
"Ucapan bisa hilang ditelan waktu, tetapi tulisan dapat tetap hidup hingga akhir zaman. Menulis buku berarti mewariskan intelektualitas kepada generasi berikutnya. Gagasan yang dituangkan dalam sebuah buku akan terus memberikan manfaat selama masih dibaca dan dijadikan rujukan," ungkapnya.
Ia berharap workshop tersebut mampu memotivasi para dosen untuk semakin produktif menulis dan menerbitkan buku yang berkualitas sehingga dapat memperkaya khazanah keilmuan sekaligus meningkatkan reputasi Universitas Malikussaleh.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik Unimal, Dr Azhari, menyampaikan bahwa ilmu pengetahuan bersifat dinamis sehingga harus terus dikembangkan dan didiseminasikan melalui berbagai bentuk publikasi ilmiah.
Menurutnya, salah satu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah penelitian. Hasil penelitian tersebut tidak hanya dipublikasikan dalam jurnal ilmiah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi berbagai jenis buku, seperti buku ajar, monograf, referensi, maupun bentuk publikasi akademik lainnya yang memberikan manfaat lebih luas bagi dunia pendidikan.
"Kami berharap setelah workshop ini akan lahir buku-buku berkualitas, bahkan buku-buku best seller karya dosen Universitas Malikussaleh. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kami juga mengapresiasi para peserta yang telah membawa draf naskah sehingga dapat langsung memperoleh masukan dari narasumber untuk penyempurnaannya," tuturnya.
Workshop berlangsung secara interaktif dengan sesi pemaparan materi, diskusi, serta konsultasi naskah yang memungkinkan para peserta memperoleh masukan langsung terhadap draf buku yang sedang mereka susun. []