Fun Day KKN-PPM Unimal Hadirkan Keceriaan Warga Gampong Pulo Iboih

SHARE:  

Humas Unimal
Fun Day KKN-PPM Unimal Hadirkan Keceriaan Warga Gampong Pulo Iboih

UNIMALNEWS | Kuta Makmur – Suasana Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, dipenuhi keceriaan pada Minggu, 23 Agustus 2026. Anak-anak, ibu-ibu, hingga remaja gampong larut dalam berbagai permainan dalam kegiatan Fun Day yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 58 Universitas Malikussaleh (Unimal).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari itu dirancang sebagai ruang interaksi dan hiburan bagi warga dari berbagai kelompok usia. Sebanyak 11 mahasiswa KKN-PPM Kelompok 58 terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan di bawah koordinasi Ketua Kelompok, Muhammad Rafi. Sejumlah permainan dilaksanakan di beberapa titik, dengan lapangan depan posko KKN dan meunasah gampong menjadi lokasi utama.

Keceriaan dimulai sejak pagi ketika anak-anak berkumpul di lapangan depan posko KKN. Mereka mengikuti tiga perlombaan estafet, yakni estafet kelereng, estafet sedotan karet gelang, dan estafet memindahkan air.

Anak-anak dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. Dengan penuh semangat, mereka berusaha menyelesaikan setiap tantangan dari garis start hingga garis akhir. Sorak-sorai peserta dan warga yang menyaksikan membuat suasana semakin meriah.

“Senang banget bisa ikut lomba tadi, apalagi yang estafet air. Seru pas lari-lari bawa air,” ujar Faiz, salah seorang peserta.

Usai perlombaan anak-anak, kemeriahan berlanjut di meunasah. Kali ini giliran ibu-ibu gampong yang mengambil bagian. Dua permainan disiapkan mahasiswa, yakni lomba kerupuk pancing dan estafet tepung.

Pada lomba kerupuk pancing, peserta berpasangan dan saling berhadapan. Salah seorang peserta memegang alat yang digunakan untuk memancing kerupuk, sementara pasangannya berusaha menghabiskan kerupuk tersebut tanpa menggunakan tangan. Permainan sederhana itu justru menghadirkan gelak tawa dari peserta maupun warga yang menyaksikan.

Sementara dalam permainan estafet tepung, setiap kelompok terdiri atas enam orang. Mereka harus memindahkan tepung secara bergantian dari satu piring ke piring lainnya hingga mencapai peserta terakhir dalam barisan. Kesalahan sedikit saja dapat membuat tepung berhamburan dan mengundang tawa.

Salah seorang peserta, Abibah, mengaku senang dapat ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN membuat ibu-ibu di gampong kembali memiliki kesempatan untuk berkumpul dan bersenda gurau bersama.

“Senang ibu bisa ikut memeriahkan lombanya. Terima kasih ya anak-anak ibu, jadi bisa kumpul ibu-ibu kampung berkat kalian,” ujarnya.

Bagi warga, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan. Fun Day juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat. Momen berkumpul dan tertawa bersama menjadi kesempatan bagi warga untuk sejenak melepas rutinitas sekaligus membangun kembali suasana kebersamaan di tengah masyarakat.

Menjelang sore, giliran para remaja gampong meramaikan lapangan depan posko KKN. Mereka mengikuti permainan bola sarung, yakni permainan sepak bola yang dilakukan dengan tetap mengenakan sarung.

Permainan tersebut berlangsung penuh keseruan. Ruang gerak pemain yang terbatas membuat pertandingan diwarnai berbagai kejadian lucu. Sejumlah pemain kesulitan berlari, tersandung, bahkan kehilangan keseimbangan saat berusaha mengejar bola.

“Susah banget lari-lari pakai sarung. Banyak yang kejungkal, tapi malah jadi tambah seru dan ketawa terus sepanjang main,” kata Iqbal, salah seorang remaja yang ikut bertanding.

Ketua Kelompok KKN-PPM 58, Muhammad Rafi, mengatakan kegiatan Fun Day sengaja dirancang dengan pembagian waktu dan jenis permainan yang berbeda agar seluruh kelompok usia di Gampong Pulo Iboih dapat terlibat.

“Fun Day ini sengaja kami buat berjenjang dari pagi sampai sore supaya semua kalangan kebagian, dari anak-anak, ibu-ibu, sampai remaja. Tujuannya sederhana, supaya kami bisa lebih dekat dan akrab dengan seluruh warga Pulo Iboih selama masa pengabdian ini,” ujarnya.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar