
UNIMALNEWS | Lhokseumawe - Perjuangan panjang yang dibarengi kegigihan akhirnya berbuah manis bagi Sandy Afriza Ramadhan. Setelah empat tahun berturut-turut mencoba peruntungan, fresh graduate Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh (Unimal) itu akhirnya berhasil meraih Juara I Pemilihan Bintang Radio RRI Lhokseumawe 2026.
Kemenangan tersebut menjadi pencapaian tertinggi Sandy dalam perjalanan bermusiknya. Sebelumnya, ia telah beberapa kali mengikuti ajang yang sama dengan hasil yang berbeda-beda.
Perjalanan Sandy dimulai pada 2022 ketika ia berhasil meraih posisi Harapan I dalam Bintang Radio RRI Lhokseumawe. Setahun kemudian, ia kembali mencoba peruntungan dengan mengikuti kompetisi di RRI Bandung.
Pada 2024, kegigihannya kembali membawanya ke panggung Bintang Radio RRI Banda Aceh dan berhasil meraih Juara III. Pengalaman demi pengalaman tersebut menjadi bekal penting hingga akhirnya Sandy mampu menaklukkan persaingan di Bintang Radio RRI Lhokseumawe 2026.
Dalam kompetisi tahun ini, Sandy tampil membawakan lagu Firasat yang dipopulerkan penyanyi Marcell. Penampilan dan kemampuan vokalnya berhasil memikat dewan juri sekaligus mengantarkannya sebagai peserta terbaik.
Sandy mengaku bangga sekaligus bersyukur atas pencapaian tersebut. Baginya, kemenangan ini bukan sekadar gelar juara, tetapi buah dari proses panjang yang telah dijalaninya selama bertahun-tahun.
Meski telah meraih posisi tertinggi di tingkat Lhokseumawe, Sandy tidak ingin cepat berpuas diri. Ia kini mulai mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada tingkat berikutnya dengan memperdalam latihan vokal dan meningkatkan kualitas penampilannya.
Sandy akan mewakili daerahnya untuk berkompetisi menghadapi para utusan terbaik dari Korwil Nusantara 17 Aceh pada Oktober mendatang.
Ia menyadari persaingan di tingkat tersebut akan semakin ketat. Karena itu, latihan dan persiapan akan menjadi fokus utamanya agar dapat tampil maksimal serta membawa nama baik Lhokseumawe dan Universitas Malikussaleh.
Kemenangan Sandy juga menghadirkan kebahagiaan bagi pelatih vokalnya, Bunda Ovie, yang selama ini setia mendampingi proses perkembangan kemampuan bernyanyinya.
Bunda Ovie mengaku terharu melihat kerja keras dan konsistensi anak didiknya selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil. Menurutnya, pencapaian Sandy merupakan hasil dari proses panjang yang tidak selalu mudah.
Menghadapi kompetisi tingkat regional yang lebih ketat, Bunda Ovie berpesan agar Sandy tidak terlena dengan kemenangan yang telah diraih.
Ia meminta Sandy tetap rendah hati, terus mengasah kemampuan vokal, dan menjadikan keberhasilan tersebut sebagai pemicu semangat untuk tampil lebih baik pada panggung berikutnya.[]