Dosen dan Mahasiswa Psikologi Unimal Kenalkan Profesi dan Kesehatan Mental kepada Siswa SD 11 Muara Batu

SHARE:  

Humas Unimal
Dosen dan Mahasiswa Psikologi Unimal Kenalkan Profesi dan Kesehatan Mental kepada Siswa SD 11 Muara Batu

UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (Unimal) mengajak siswa SD Negeri 11 Muara Batu mengenal beragam profesi, cita-cita, keterampilan hidup, serta pentingnya menjaga kesehatan mental melalui program “Meugoe Karir, Akhlak, dan Sihat Mental!”

Kegiatan yang berlangsung di Gampong Reuleut Timu, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Senin (7/9/2026), tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai melalui PNBP Universitas Malikussaleh.

Ketua tim pengabdian, Dwi Iramadhani M.Psi Psikolog, bersama Widi Astuti M.Psi Psikolog, dan Zurratul Muna, M.Psi Psikolog, merancang kegiatan dengan pendekatan edukatif dan interaktif yang disesuaikan dengan usia siswa sekolah dasar.

Melalui kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan berbagai profesi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti dokter, guru, polisi, dan petani. Pengenalan kemudian diperluas pada profesi di bidang kreatif, sains dan teknologi, pekerjaan tradisional, hingga sejumlah profesi yang diperkirakan berkembang di masa depan.

Selain mengenal dunia profesi, siswa juga diajak memahami keterampilan hidup dan pentingnya menjaga kesehatan mental sejak dini. Materi disampaikan melalui permainan sehingga siswa dapat belajar sambil berinteraksi dan berekspresi.

Salah satu permainan yang menarik perhatian siswa adalah “Tebak Profesi”. Dalam permainan ini, siswa diminta mengenali profesi berdasarkan gerakan atau ciri khas yang diperagakan. Tim pengabdian juga menggunakan permainan ular tangga yang dilengkapi tiga jenis flash card sebagai media untuk mengulang sekaligus merefleksikan materi yang telah diberikan.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa terlihat antusias menjawab pertanyaan, memperagakan gerakan dalam permainan tebak profesi, serta mengikuti permainan ular tangga bersama teman-temannya.

Pemateri kegiatan, Aisyah Putri A., mengatakan pengenalan profesi dan pendidikan mengenai keterampilan hidup serta kesehatan mental sejak usia sekolah diharapkan dapat memberikan bekal positif bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga ilmu ini dapat bermanfaat dan berdampak nyata,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan pendidikan karier dan kesehatan mental kepada anak melalui pendekatan yang menyenangkan. Dengan metode belajar sambil bermain, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga didorong untuk berani bermimpi, mengenali potensi diri, serta membangun kebiasaan positif sejak usia dini.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar