Merawat Tradisi Peumulia Jamee, Mahasiswa KKN-PPM 44 Belajar Buat Timphan Bersama Warga

SHARE:  

Humas Unimal
Merawat Tradisi Peumulia Jamee, Mahasiswa KKN-PPM 44 Belajar Buat Timphan Bersama Warga. Senin (28/11/2022).

UNIMALNEWS | Lhoksukon - Mahasiswa KKN-PPM 44 Universitas Malikussaleh Melakukan kegiatan merawat tradisi Peumulia Jamee dengan belajar untuk pembuatan Makanan Khas Aceh Timphan bersama Ibuk-Ibuk Gampong Ie Tarek 1, Kecamatan Simpang Keramat, Kabupaten Aceh Utara. Senin (28/11/2022).

Salah satu mahasiswa KKN Kelompok 44 Riska Aulia mengatakan, di Gampong Ie Tarek 1 setiap mengadakan acara kenduri, peusijuk atau hajatan selalu menyuguhkan timphan sebagai makanan khas peumulia jamee. Salah satu adat dan budaya termasyhur yang dipraktekkan oleh masyarakat Aceh hingga hari ini adalah adat peumulia jamee (memuliakan tamu).

“Ini merupakan suatu tradisi adat yang ada di Gampong ini, semua warga disana menghadiri acara tersebut. Maka pada malamnya ada acara pembuatan kue Timpan sebagaimana itu merupakan khas Aceh yang harus dibuat setiap ada acara, ada beberapa resep yang kami belajar untuk pembuatan Timpan, bukan hanya dari bahan pisang saja namun bisa dengan labu tanah atau pepaya yang dimana akan menambah cita rasa yang lebih enak. Dengan ini warga setempat dan kami bisa membuat kue Timpan tersebut dengan berbagai varian rasa baru tidak hanya dengan pisang saja’’ ujarnya.

KKN Kelompok 44 dengan anggota kelompok Anisa Zanuraini (ekonomi syariah), Muhammad Reza (ilmu ekonomi & studi), Riska Aulia ( Manajemen), Zuhrina Masitah (Administrasi bisnis), Putri Mardhatillah (Administrasi Publik), M. Haykal Junanda (Ilmu komunikasi), Al munadia (Ilmu komunikasi), Saskia Hadisti Umri ( Kedokteran), Wiam Surya Muladho ( Psikologi), Suci Tira Wahyuni (Agroekoteknologi), Desti Dian Putri (Akuakultur), Bayu Chandita (Ilmu Kelautan), Dimas Prayoga (Teknik Elektro), Ade Inriani (Teknik Industri), Mora Ferdiansyah Harahap (Teknik Mesin) dan Fenny Mulia Artha (Teknik Sipil). [rky]


Berita Lainnya

Kirim Komentar