Mahasiswa KKN Unimal Edukasi Siswa SDN 15 Dewantara tentang Bahaya Bullying

SHARE:  

Humas Unimal
Mahasiswa KKN Unimal Edukasi Siswa SDN 15 Dewantara tentang Bahaya Bullying

Krueng Geukueh - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Malikussaleh (Unimal) Kelompok 26 Gampong Bluka Teubai menggelar penyuluhan bertema “Say No To Bullying” bagi siswa SD Negeri 15 Dewantara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.

Penyuluhan tersebut difokuskan pada pemberian pemahaman mengenai bahaya perilaku bullying serta dampaknya bagi korban, sekaligus menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap sesama sejak usia dini.

Ketua KKN PPM Kelompok 26, Mhd Alfhiansyah, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pembentukan karakter positif pada anak-anak.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak siswa untuk berani mengatakan tidak pada bullying serta membangun budaya pertemanan yang saling menghormati dan saling mendukung,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pengertian bullying, jenis-jenis perundungan, serta cara mencegah dan menghadapinya. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa agar mudah dipahami.

Untuk memperkuat pemahaman, siswa juga diajak menonton video pendek edukatif bertema “Say No To Bullying” yang menampilkan berbagai contoh situasi perundungan serta sikap yang tepat ketika mengalaminya atau menyaksikannya. Metode ini dinilai efektif karena membantu siswa memahami materi secara visual dan menarik.

Selain penyampaian materi, mahasiswa KKN turut mengadakan kegiatan interaktif berupa pembuatan “Pohon Harapan”. Dalam kegiatan ini, siswa diminta menuliskan harapan mereka tentang lingkungan sekolah yang bebas dari bullying pada secarik kertas, kemudian menempelkannya pada pohon harapan yang telah disediakan. Pohon tersebut selanjutnya dipasang di kelas sebagai pengingat bersama.

Mahasiswa KKN menjelaskan, kegiatan kreatif ini dirancang agar siswa tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga dapat mengekspresikan komitmen mereka dalam menciptakan lingkungan sekolah yang positif.
“Anak-anak terlihat sangat antusias saat menuliskan harapan mereka. Melalui pohon harapan ini, kami berharap siswa dapat terus mengingat pentingnya bersikap baik terhadap teman dan menjauhi perilaku bullying,” kata Alfhiansyah.

Pihak SD Negeri 15 Dewantara menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap penyuluhan serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung terciptanya suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan lancar, interaktif, dan penuh semangat. Diharapkan, program “Say No To Bullying” ini dapat memberikan dampak positif serta mendorong siswa SDN 15 Dewantara berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar