
UNIMALNEWS | Aceh Utara – Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Himagri), Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh salurkan bantuan 50 saset herbisida bagi para petani sawah di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (29/1/2026).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian Mahasiswa Berdampak yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).
Proses penyerahan bantuan melibatkan pemerintahan Gampong Puloh Iboih, Keuchik, kenjuru blang dan kelompok petani setempat. "Bantuan herbisida diberikan sebagai respons terhadap kondisi lahan sawah pasca banjir yang mengalami pertumbuhan gulma secara masif, sementara kemampuan ekonomi petani untuk menyediakan sarana produksi secara mandiri masih terbatas," ucap Zuvianda, salah satu perwakilan dari Himagri.
Ia mengatakan sebanyak 50 saset herbisida disalurkan kepada petani. "Setiap sachet herbisida tersebut dapat digunakan untuk mengendalikan gulma pada lahan seluas sekitar 1,5 hektare sawah," terang Zuvianda.
Zuvianda juga mengatakan kegiatan ini bertujuan membantu petani dalam mengendalikan gulma secara lebih efektif sehingga kegiatan budidaya padi dapat berjalan optimal.
“Melalui pemberian herbisida ini, diharapkan permasalahan gulma dapat ditekan, efisiensi usaha tani meningkat, dan produktivitas lahan padi sawah dapat kembali pulih pasca banjir,” ujarnya.
Ia melanjutkan, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban petani serta mendukung keberlanjutan produksi padi sawah di Gampong Puloh Iboih. "Ke depan, program pengabdian ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan pemulihan sektor pertanian pasca bencana," lanjutnya.
"Melalui Program Mahasiswa Berdampak Kemendikti Saintek, kami berupaya hadir dengan solusi langsung bagi petani. Himagri berkomitmen untuk terus mendampingi petani, tidak hanya melalui bantuan sarana produksi, tetapi juga melalui edukasi, advokasi dan penguatan kapasitas petani jangka panjang,” tambah Zuvianda.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Keuchik Gampong Pulo Iboih, Muammar. Ia menyampaikan bahwa bantuan ini sangat dibutuhkan oleh petani saat ini di Gampong Pulo Iboih.
“Banjir menyebabkan kondisi sawah menjadi sulit dikelola, terutama karena gulma tumbuh sangat cepat. Bantuan herbisida ini sangat berarti untuk membantu petani mengembalikan produktivitas lahan,” tutupnya.
Selain penyerahan herbisida, mahasiswa juga memberikan edukasi kepada petani terkait tata cara penggunaan herbisida yang tepat dan aman. [fzl]