
UNIMALNEWS | Bukit Indah – Mahasiswa Program Studi Antropologi angkatan 2023, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Malikussaleh menggelar pembukaan pameran budaya dengan tema "Cipta Kala: Jejak Waktu dalam Karya Nyata" di Aula Lama Fisipol, Kampus Bukit Indah, Kota Lhokseumawe, Selasa (21/7/2026).
Pameran tersebut merupakan implementasi mata kuliah Promosi Budaya dan Pariwisata yang diampu oleh Ade Ikhsan Kamil MA.
Kegiatan itu menampilkan beragam hasil eksplorasi budaya, mulai dari rempah-rempah dan komoditas lokal, koleksi tembikar, fotografi budaya, hingga kuliner Nusantara.
Ketua panitia, Mhd Irwansyah, mengatakan bahwa pameran yang berlangsung selama satu hari itu menjadi tugas akhir mahasiswa dalam mata kuliah Promosi Budaya dan Pariwisata serta mendapat dukungan dari Lingkaran Kerabat Antropologi.
"Kegiatan ini merupakan tugas akhir mata kuliah Promosi Budaya dan Pariwisata. Tema yang kami angkat berangkat dari refleksi bahwa waktu tidak hanya menciptakan kenangan, tetapi juga melahirkan karya-karya kreatif yang menjadi bagian dari perjalanan peradaban," ujarnya.
Dosen pengampu mata kuliah sekaligus Ketua Jurusan Antropologi dan Sosiologi, Ade Ikhsan Kamil MA, mengatakan bahwa pameran tersebut lahir dari kegelisahan agar mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keberanian untuk menampilkan gagasan dan karya budaya inovatif kepada publik.
"Melalui kegiatan ini mahasiswa telah mengambil langkah awal untuk memperkenalkan hasil karya budaya melalui pameran. Meskipun merupakan pameran berskala kecil dengan anggaran yang terbatas, mereka mampu membuktikan bahwa sebuah karya dapat diwujudkan melalui kreativitas dan kerja sama," katanya.
Sementara itu, Koordinator Program Studi Antropologi, Richa Meliza MAnt, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menunjukkan mahasiswa tidak hanya bergelut dengan teori dan literatur, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu antropologi dalam bentuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Kegiatan seperti ini sejalan dengan karakter keilmuan antropologi. Sebagai insan akademik, kita memiliki tanggung jawab untuk memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan budaya kepada masyarakat luas," tuturnya.
Pameran budaya tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fisipol, Taufik MA. Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan, tidak hanya dalam bentuk pameran, tetapi juga seminar dan forum diskusi budaya.
"Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik dan menjadi langkah awal bagi lahirnya program-program yang memberikan dampak nyata, sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) di lingkungan fakultas," ujarnya.
Suasana pembukaan pameran semakin semarak dengan penampilan tari Tor Tor Sigale-gale yang dibawakan oleh mahasiswa. Pertunjukan tersebut menjadi simbol keberagaman budaya Nusantara sekaligus melengkapi rangkaian pembukaan kegiatan. [fzl]