Himadikia Gelar Upgrading Pengurus Baru Periode 2025-2026

SHARE:  

Humas Unimal
Himadikia Gelar Upgrading Pengurus Baru Periode 2025-2026. Foto: Ist.

UNIMALNEWS | Reuleut - Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kimia (Himadikia), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Malikussaleh gelar pelatihan dan upgrading penguatan kompetensi pengurus baru dengan mengusung tema "Mewujudkan Generasi Pengurus Himadikia yang Bertanggung Jawab, Kreatif dan Siap Berkontribusi".

Kegiatan ini berlangsung di  Aula Gedung FKIP, Kampus Reuleut, pada Kamis (9/7/2026).

Ketua panitia, Maya Sari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas, kualitas kepemimpinan, serta profesionalisme pengurus dalam menjalankan roda organisasi.

"Kami mengharapkan agar kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi dan memperkuat solidaritas pengurus Himadikia ke depan," ungkapnya. 

Ketua Program Studi Pendidikan Kimia, Riska Imanda MPd, dalam sambutannya mengatakan pelatihan dan upgrading merupakan langkah strategis dalam membentuk pengurus Himadikia yang memiliki kompetensi, integritas, serta jiwa kepemimpinan yang baik. 

"Kedepan, seluruh pengurus dapat memanfaatkan kegiatan ini sebagai sarana untuk mengembangkan potensi diri, mempererat kerja sama serta mampu menghadirkan berbagai program kerja yang inovatif dan bermanfaat bagi mahasiswa maupun Program Studi Pendidikan Kimia," jelasnya.

Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FKIP, Dr Siraj. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap seluruh pengurus mampu mengembangkan kompetensi kepemimpinan, komunikasi serta kerja sama tim demi kemajuan bersama.

Pada kegiatan ini menghadirkan tiga pemateri. Pertama disampaikan oleh Isna Rezkia Lukman MPd, Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, membahas tentang Kepemimpinan dalam Organisasi.

Menurutnya, seorang pemimpin organisasi harus mampu menjadi teladan, memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik, mampu mengambil keputusan secara bijaksana serta membangun kerja sama yang solid untuk mencapai tujuan organisasi.

"Kepemimpinan bukan hanya tentang memimpin, tetapi juga tentang memberikan teladan, membangun kepercayaan, dan mampu menggerakkan seluruh anggota untuk mencapai tujuan bersama," ujarnya.

Pemateri kedua adalah Sirry Alvina MPd, Dosen Program Studi Pendidikan Kimia yang membahas materi Etika Berorganisasi.

Menurutnya, etika menjadi landasan penting dalam menjalankan organisasi karena mencerminkan sikap profesional, tanggung jawab, saling menghargai, serta kemampuan menjaga komunikasi yang baik antarpengurus.

"Etika yang baik akan menciptakan budaya organisasi yang sehat, harmonis, dan mampu meningkatkan kualitas kerja sama seluruh pengurus," terangnya.

Terakhir, Bagas Suanri, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP, membahas Administrasi Organisasi.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya administrasi organisasi yang tertib, mulai dari penyusunan surat-menyurat, pengarsipan dokumen, penyusunan proposal, laporan pertanggungjawaban, hingga pengelolaan administrasi lainnya sebagai bentuk profesionalisme organisasi.

"Administrasi yang tertata dengan baik menjadi fondasi organisasi yang profesional, memudahkan koordinasi, serta mendukung keberhasilan setiap program kerja yang dilaksanakan," tutupnya. [fzl]


Kirim Komentar